Edarkan Ganja Kering, Dihukum  5 Tahun 3 Bulan

MERAUKE- Karena   terbukti memiliki  dan mengedarkan Narkotika golongan I  tanpa hak  berupa  ganja kering sebanyak 2 bungkus,   seorang warga asal Kabupaten Boven Digoel  bernama Rido Stefen Maluop (20) warga jalan  Bosowa Lama, Distrik Mandobo dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun 3 bulan denda Rp 800 juta subsidair 3 bulan kurungan.

  Putusan ini dijatuhkan  oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Merauke diketuai Ketua PN Merauke Orpa Marthina, SH  didampingi Korneles  Waroi, SH dan  Rizki Yanuar, SH masing-masing sebagai  anggota dalam sidang yang  digelar di PN Merauke, (Senin 15/4) lalu.

    Oleh Majelis Hakim, terdakwa dinyatakan  terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah  melakukan tindak pidana  tanpa hak atau melawan hukum memiliki Narkotika  golongan I  dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 sebagaimana dakwaan kedua dari JPU.

   Putusan Majelis Hakim ini  hampir sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut  Umum Veronika Oxtafia, SH sebelumnya yang menuntut   terdakwa selama 5 tahun 6 bulan denda Rp 800 juta subsidair 6 bulan kurungan.  Meski begitu,   baik terdakwa maupun JPU Sebastian P. Handoko, SH yang menyidangkan perkara   tersebut menerima putusan yang dijatuhkan Majelis  Hakim.

   Penangkapan tersangka  ini terjadi di sebuah rumah kosong Kampung Persatuan Kabupaten Boven Digoel 6 Oktober 2018 sekitar pukul 00.30 WIT.  Berawal pada Jumat (5/10) sekitar pukul 18.00 WIT, terdakwa mengajak saksi Diki Biong    untuk membeli minuman beralkohol jenis  Sapo sambil membawa 2 paket  ganja kering  yang diletakan di dalam tas Nokennya.    

  Setelah minum Miras, terdakwa dan   saksi berpindah tempat ke   sebuah bangunan kosong di Jalan MMS Baru Distrik Mandobo. Selanjutnya membagi  2 paket ganja kering itu menjadi 7  bungkus. Kemudian memanggil sejumlah saksi lalu menawarkan      ganja  tersebut dengan harga  Rp 50.000 perbungkus.

   Namun sejumlah saksi yang   ia panggil  tidak membeli ganja tersebut karena  tidak memiliki uang. Tak lama kemudian, datang anggota Satuan Narkoba  Polres Boven Digoel   membuat  terdakwa lari dan membuang   Nokennya yang berisi ganja  tersebut  ke tempat pembakaran sampah yang ada di sekitar  bangunan  kosong itu. Alhasil, terdakwa berhasil   ditangkap dan disuruh mengambil  kembali Noken yang dibuangnya itu.  Setelah  ditimbang, ganja kering itu memiliki berat 2,5 gram. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *