Petugas KPPS 14 Bantah Orang Kurang Waras Diberi Kesempatan Nyoblos

Sulo/Ceplos

Ayu Lestari yang diduga kurang waras saat duduk santai di Dekker depan TPS 19 Kelurahan Bampel

MERAUKE – Petugas KPPS pada TPS 14 Kelurahan Bambu Pemali membantah jika pihaknya memberi kesempatan kepada orang yang tidak waras.

Hal itu diungkapkan anggota KPPS Kelurahan Bampel Rivai ditemui media ini di TPS 14 Kelurahan Bambel terkait dengan viralnya video seorang yang kurang waras yang sedang diamankan petugas keamanan.

Dalam video berdurasi sekitar 0,7 menit tersebut, seorang perempuan berumur 40-an tahun yang diketahui bernama Ayu Lestari (40) itu menggunakan baju warna merah dan rok jeans warna biru berusaha untuk lepas dari petugas yang sedang memegang tangannya untuk keluar dari ruangan TPS. Tiba-tiba orang yang memvideokan tersebut berkata bahwa beginilah jadinya kalau orang gila mencoblos.

Rivai menjelaskan bahwa orang tersebut belum mencoblos dan pihaknya juga tahu kalau yang bersangkutan kurang waras. Apalagi dia datang dengan KTP dari luar Merauke tanpa ada A5 atau surat keterangan pindah.

“Awalnya dia masuk ke dalam ruangan dan langsung duduk di kursi saksi. Petugas dari keamanan sudah meminta untuk keluar tapi dia tetap duduk di situ sambil bicara tidak jelas,”” katanya.

Namun saat petugas terus meminta keluar, yang bersangkutan justru turun ke lantai. “Informasi kalau yang bersangkutan juga mau nyoblos di TPS 19 tapi tidak diperbolehkan, ” Katanya. Rivai mengaku jika gambar video tersebut diambil oleh salah satu saksi partai. Hal sama diungkapkan

Odolpus Yup Rivai dan Achmad HR yang dalam video tersebut mengamankan yang bersangkutan. “” Kami diminta petugas KPPS untuk menyuruh yang bersangkutan keluar dari TPS tapi karena yang bersangkutan sempat menolak untuk keluar, ” jelasnya.

Setelah berhasil dikeluarkan, beberapa menit kemudian yang bersangkutan datang diambil oleh keluarganya. Sementara itu, Ayu Eka Lestari ditemui di TPS 19 Kelurahan Bampel nyeleneh kalau dirinya kurang waras karena disuruh petugas dari TPS Sota dan sejumlah TPS lainnya. (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *