Logistik Belum Siap, Pemilu di Distrik Abepura dan 2 Kelurahan di Japsel Ditunda

Takim/Cepos

Caption : Sejumlah petugas saat menyiapkan logistik untuk didistribusikan ke tiap Distrik yang berada di Kota Jayapura, Kamis (17/04).

Diatrik abepura dan 2 kelurahan Japsel pencoblosan tunda besok

JAYAPURA – Ketua Komisi Pemilihan (KPU), Theodorus Kossay mengatakan bahwa Diatrik abepura dan 2 kelurahan di Distrik Jayapura selatan (Japsel) Di Kota Jayapura yang pencoblosanya akan di tunda besok, Kamis (18/04) dengan waktu pencoblosan seperti ketentuan yang sudah di tetapkan yakni dari pkl 07:00 hingga 13;00 wit.

Lanjut Theodorus keterlambatan pengiriman logistik yang kekurangan, ini menyebabkan mereka KPU Kota belum bisa rampung sampai hari ini maka tadi kami rapat bersama KPU Kota Bawaslu kota dan Provinsi dan pihak keamanan bahwa telah mendegr semua larema waktu pemungutan suara sampai jm 13. Nah karena mempertimbangkan waktu maka tidak efektif karena harus bawa logistik maka bawaslu beri rekomendasi untuk besok susul jam 07:00 wit hingga 13:00 wit.

“Kami suda melakuka pertemuan mendadak terkait keterlambatan ini bersama jajaran KPU dan bawaslu dengan hsil yang merekomendaskan pelaksanaan pencoblosan akan ditunda besok, karena menginggat waktu terus berjalan dan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pencoblosan di Diatrik abepura dan 2 kelurahan Japsel Kota Jayapura,”kata Theodrus ke awak media di Kantor KPU Kota Jayapura siang ini, Rabu (17/04).

Keterlambatan yang terjdi merupakan kurangnya keterbukaan KPU Kota Jayapura yang melaporkan bahwa semua logistik siap dan akan didistrubusikan , namun kenyataanya begitu bnyak persolan yang belum beres dan mengakibatkan Dimana dari 372 TPS tersebut yakni dari Distrik Abepura secara keseluruhan 369 TPS dan 3 kelurahan lainya di Distrik Jayapura Selatan.

“Ini diluar dugaan, dimana laporan yang kami terima bahwa semua logistik suda siap namun sampa saat ini masih melakukan distribusi sementara waktu berjalan terus sehingga diputuskan untuk ditunda,” ujarnya.

Hal ini akan menjadi pelajaran penting untuk penyelengara pemilu di Kota Jayapura yang merupakan kota barometer yang menjadi salah satu wilayah yang bisa dijadikan contoh untuk Kabupaten/kota yang lain.

Sementara itu ketu KPPS TPS 09 Di kelurahan Waimhorok, Evra mengatakan bahwa keterlambatan yang saat iini dialami oleh proses pemilihan umum di kota jayapura merupakan suatu kesimpulan yang mengatakan KPU belum siap melakukan pemilihan, karena suda saatnya untuk melakukan pencoblosan namun logistik atau surat suara dari KPU belum juga tersedian di tiap TPS.

“Para pemilih suda berdatangan di TPS 11 tapi malah logistik dari KPU belum juga tiba, kami berharap KPU harus bisa klarifikasi terkait persolan ini supaya masyarakat dan juga kami petugas di tiap TPS bisa mengetahui kendala atau persolan yang menyebabkan keterlambatan ini,”kata Evra.

Sementara berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos situasi di KPU Kota Jayapura terdapat sejumlah logistik yang sedang disiapkan oleh sejumlah ptugas KPU untuk sia didistribusikan, sementara sedang asyik menyiapkan logistik ada sejumlah masyarakat yang datang dan mengamuk didepan kantor KPU.

Dimana kedatangan masyarakat tersebut ingin mempertanyakan kinerja KPU kota yang samapi saat ini logistik pemilu belum juga tiba di TPS mereka.
“ada apa ini kenapa malah masyarakat yang menunggu logistik di tiap TPS, KPU haru kasi penjelasan supaya kami tau apa penyebap sebenarnya,”komentar seorang masyarakat saat menghampiri Kantor KPU Kota Jayapura.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *