Pemda Sosialisasikan Program Siber dan Sandi Negara

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi saat memberikan plakat kepada perwakilan kementerian sekaligus sebagai narasumber dalam sosialisasi Siber dan Sandi Negara di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya.Denny/Cepos

WAMENA- Untuk menerapkan sistem informasi pemerintahan berbasis elektronik, Pemkab Jayawijaya memberikan sosialisasi bidang siber dan sandi negara sejak ditetapkan Peraturan Presiden RI Nomor 53 tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara.

  Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi mengakui bahwa pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara yang mengatur tentang penggabungan antara lembaga Sandi Negara dan Dirjen aplikasi dan informatika pada kementerian komunikasi dan informatika yang kemudian diikuti dengan peraturan presiden RI nomor 133 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 53 tahun 2017.

  “Ini kemauan kita untuk terus memacu dan menggunakan teknologi informasi untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah,” ungkapnya, Senin (15/4) kemarin.

  Dalam menciptakan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini, menurut Wabub Yogobi, Pemkab Jayawijaya telah membangun infrastruktur jaringan Fiber Optik pada tahapan pertama  pada tahun 2018, telah menghubungkan sebanyak 24 dari 29 organisasi perangkat daerah di Jayawijaya dan diharapkan  tahun 2019 ini seluruh OPD sudah bisa terinterkoneksi jaringan Fiber Optik.

  “Pembangunan dan pengembangan bidang teknologi informasi ini akan terus kita pacu untuk memenuhi tuntutan kemajuan teknologi informasi saat ini, dalam rangka menciptakan efisiensi dan efektifitas kinerja Pemda,” jelasnya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *