BNN Kota Masih Menuggu SK Dari Pusat

Takim/Cepos

Wakil Walikota Jayapura , Ir. H. Rustan Saru, MM

JAYAPURA – Terkait wacana pembangunan Badan Narkotika Nasional (BNN) milik Kota Jayapura, Wakil Walikota Jayapura , Ir. H. Rustan Saru, MM mengakui bahwa sampai saat ini masi dalam proses dimana tahapannya adalah masih menunggu SK dari BNN Pusat.

“Dimana sampai saat ini yang kita butuhkan kelengkapan sejumlah administrasi atau dokumen-dokumen untuk penurunan SK dari BNN Pusat, dimana berkas tersebut akan dikirm ke BNN Provinsi dan dilanjutkan ke BNN Pusat,” kata Wakil Walikota Jayapura , Ir. H. Rustan Saru, MM di Abepura, pada Rabu (14/03).

Dimana lokasi yang direncanakan untuk penempatan BNN Kota Jayapura tersebut nantinya akan ditempatkan di belakang Korem 172/PWY, namun semua masi menungu kepastian dari SK BNN Pusat tersebut.

RS sapaan orang nomor dua di Kota Jayapura tersebut berharap proses pembentukan BNN milik Kota tersebut diharapkan cepat berjalan mengingat situasi dan kondisi peredaran narkotikadi wilayah Kota Jayapura saat ini cukup banyak.

“Saya berharap BNN Pusat untuk dengan segera menjawab persolan kita saat ini supaya Kota Jayapura mempunyai dasar hukum untuk melakukan operasi terkait narkoba yang saat ini masi marak,”paparnya.

Lanjut RS, jika BNN Kota tersebut sudah ada maka langkah awak yang dilakukan oleh pemerintah Kota Jayapura adalah membentuk tim khusus atau badan intelejen yang akan membrantas atau mengatasi jaringan-jaringan pengedar narkoba dan jenisnya yang ada di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

“Dimana beredarnya barang jenis ganja dan yang lainya tersebut banyak beredar di Kota Jayapura yang berasal dari tetangga sebelah dalam hal ini Negara PNG baik itu melalui laut bahkan darat, untuk itu perlu antisipasi dengan serius dalam masalah ganja dan sejenisnya,”tegasnya.

“Tentu ini sangat bahaya terutama dalam menjaga generasi muda kita yang ada di Kota Jayapura, sehingga saya berharap ini juga menjadi perhatian untuk semua elemen sehingga bersama-sama mendorong dan menekan maraknya peredaran barang haram tersebut,”jelasnya.

Dimana upaya dari pemkot saat ini dalam menaggapi persolan ganja tersebut adalah berupaya untuk membentuk adanya BNN milik Kota Jayapura sendiri sehingga mempunyai landasan hukum untuk bertindak dan membrantas perdaranya di masyarakat.(kim/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *