Berikan Efek Jera, Pembuat Sopi Diproses UU Pangan

MERAUKE-Bagi  oknum  masyarakat  Merauke  yang selama membuat minuman keras lokal jenis Sopi harus mulai  berpikir  tujuh kali, jika tidak ingin mau diproses secara hukum. Pasalnya, Kepolisian Resor  Merauke  saat ini  tidak lagi menggunakan sanksi tindak pidana ringan, namun menerapkan  UU Pangan  bagi  hukumannya lebih berat yakni ancaman tertinggi  15 tahun  penjara.

  “Ya,  bagi setiap pelaku pembuat Sopi yang  berhasil kita tangkap akan kita proses dengan UU Pangan yang ancamannya   lebih berat. Ini   untuk memberikan efek jera bagi  oknum  masyarakat  yang selama ini membuat miras lokal jenis Sopi,’’ kata Kapolres Merauke   AKBP  Bahara Marpaung, SH melalui Kasat Narkoba AKP Subur Hartono, ketika ditemui media ini, Sabtu  (13/4).

  Seperti yang dilakukan terhadap KN (35) warga Rimba Jaya Merauke yang berhasil ditangkap  pihak Polres Merauke di Jalan Garuda Mopah Lama Kelurahan Rimba Jaya, 25 Maret 2019 lalu sekitar pukul 16.20 WIT.

  Dari penangkapan itu selain mengamankan barang bukti  berupa peralatan pembuatan Sopi juga  sisa sopi yang sudah jadi siap edar. Sedangkan sisa campuran pembuatan sopi masih tersimpan dalam dandang dan ember

  “Selain peralatan masak, kami juga mengamankan sopi dalam 22 botol kemasan plastik ukuran 600 ml, 1 jerigen plastik warna putih berisi 4 Liter Sopi siap edar, 1 jeringen plastik ukuran 5 Liter berisi minyak tanah,’’ katanya.

  Atas perbuatannya   tersebut, lanjut Kasat  Subur Hartono, tersangka  dijerat Pasal 204 KUHP atau Pasal 140 ayat (1) UU Pangan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “’Kemarin   tersangka sudah kita tahan, namun karena adanya permintaan  dari pihak keluarga dengan  jaminan, maka   pernahanan  yang bersangkutan kita tangguhkan dan diberi  wajib  lapor,’’ katanya.

   Namun proses hukum terhadap tersangka, tandas Kasat Narkoba tetap berlanjut   hingga   sampai ke pengadilan nanti. “Karena proses kasus seperti ini sudah ada dari Boven Digoel dan Asmat yang perkaranya sudah bisa P.21 atau dinyatakan lengkap dan tersangkanya dilimpahkan ke  Kejaksaan,” tandasnya.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *