Sekolah Minggu Dapat Didorong Sebagai PAUD

Protasius Lobya, S.Sos. (Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Protasius Lobya, S.Sos., menyebutkan bahwa pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat diterapkan, salah satunya melalui sekolah minggu.

Menurut Lobya, pelaksanaan PAUD didorong agar berkualitas dan secara merata hingga di tingkat pemukiman. Dengan kata lain, di mana adanya umat beribadah gereja, maka di situlah sekolah minggu dapat diterapkan menjadi PAUD.

“PAUD itu bisa tumbuh di lingkungan di mana terdapat masyarakat. Kami harap kesetaraan PAUD formal dan non formal yang tengah diperjuangkan bisa sukses, sehingga perhatian pemerintah sampai di tingkat kampung benar-benar terjadi dalam menyiapkan anak usia dini,” ujar Protasius Lobya, S.Sos., kepada Cenderawasih Pos, Rabu (10/4) lalu.

Dengan pelaksanaan PAUD di tingkat pemukiman, maka artinya, di mana terdapat umat melaksanakan ibadah gereja, maka sekolah minggu pun dapat didorong sebagai PAUD. Hal ini karena letaknya di gereja, ditambah pendidik yang memiliki pemahaman tentang penyiapan anak usia dini.

“Dalam visi-misi Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera yang Berkeadilan di periode yang kedua. Salah satu prioritasnya yakni peningkatan kualitas SDM. Salah satunya terkait pentingnya PAUD yang merata dan berkualitas di seluruh pemukiman masyarakat kampung. Oleh sebab itu, hal ini perlu menjadi perhatian,” tambahnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *