KPU Yalimo  Distribusikan Logistik ke  Benawa dan Welarek

Proses Pendistribusian Logistik KPU Yalimo dari hangar aviasi penerbangan AMA dan Helikopter. (Denny/ Cepos)

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, mulai melakukan pendistribusikan logistik pemilu 2019 dengan menggunakan helikopter  dan  pesawat jenis pilatus   menuju Distrik Benawa dan Distrik Welarek dari Wamena secara bertahap, Jumat (12/4).

  Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen di Wamena, mengatakan helikopter itu akan mendistribusikan logistik ke empat titik di Distrik Welarek yaitu Kampung Boik, Sali, Salema dan Babwalem. “Beberapa hari ke depan kita fokus di Benawa yaitu di Lawe dan Welarek. Karena logistiknya terlalu banyak, penerbangan ini melayani sampai tanggal 15 April,”ungkapnya, Jumat (12/4) kemarin.

  Walianggen memastikan tidak semua pendistribusian logistik menggunakan helikopter itu, sebab ada beberapa daerah seperti Abenaho dan Elelim akan menggunakan jalur darat dan direncanakan   13 April sudah mulai didistribusikan dari Jayawijaya.

  “Untuk Distrik Apalapsili itu segel dan yang bisa kita angkut lewat darat tetap lewat darat, tetapi surat suara dan formulir tetap kita gunakan pesawat,”jelasnya

  Helikopter itu mengangkut logistik pemilu sekaligus anggota PPD untuk mengawal agar pendistribusian bisa sampai di tempat tujuan bersama dengan komisioner KPU dan beberapa petugas yang akan ikut ke sana maupun ada yang sudah disana lebih dahulu.

  “Untuk aparat keamanan sendiri kita tidak bisa muat dalam pesawat (helikopter) pengangkut logistik karena logistik banyak. Tetapi jadwal pendistribusian sudah kita sampaikan kepada pihak keamanan dan Bawaslu,” kata Yehemia.

  KPU mengharapkan masyarakat, peserta pemilu dan pimpinan parpol menciptakan suasana aman sehingga distribusi logistik benar-benar sampai tempat tujuan, dan jangan ada yang mencoba membelokan logistic itu ke tempat lain untuk kepentingan tertentu.

“Kami sudah sampaikan kepada petugas PPD,PPS, logistik ini dibawa sampai ke kampung-kampung dan kita minta kepala kampung berikan izin tempat untuk kita taruh logistik sehingga pada tanggal 17 April langsung ditangani oleh petugas kita,” tegasnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *