Jelang Pencoblosan, Disdukcapil Buka Pelayanan Sampai Malam

Kadis Dukcapil Akab Sanadi, SE ketika menandatangani dokumen kependudukan di depan ruang kerjanya, Jumat (12/4) kemarin. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Biak Numfor membuka pelayanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) hingga malam hari sejak Jumat, (12/4) kemarin. Pembukaan pelayanan sampai malam itu dilakukan karena permintaan untuk perekaman e-KTP jumlahnya meningkat jelang pencoblosan Pemilu dan Pilpres.

  “Kami membuka pelayanan sampai malam hari, ini dilakukan karena permintaan cukup banyak menjelang pelaksanaan pencoblosan,” ujar Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Biak Numfor Akab Sanadi, SE,, MAP ketika ditemui Cenderawasih Pos di sela-sela kesibukannya menandatangani sejumlah dokumen kependudukan, kemarin.

  Selain membuka pelayanan sampai malam hingga dengan Senin (15/4) pekan depan, Disdukcapil juga akan melakukan perekaman e-KTP di tempat keramaian masyarakat. Bahkan, Sabtu (13/4) hari ini perekaman e-KTP akan dibuat di dua pasar berbeda, yakni di Pasar Inpres dan Pasar Darfuar.

  Tak hanya perekaman e-KTP, namun perekaman data-data kependudukan lainnya juga akan dilakukan seperti di Kartu Keluarga (KK) juga akan dilakukan. Perekaman e-KTP dengan cara sistem jemput bola sudah dilakukan di sejumlah tempat, termasuk dengan menungunjugi sekolah-sekolah dan kampung-kampung secara bergantian.

  “Sistem jemput bola ini dilakukan dengan tujuan bagaimana supaya semua masyarakat memiliki e-KTP. Tentunya ini penting dengan harapan tertib dokumen kependudukan kedepan di Kabupaten Biak Numfor lebih baik,” tandasnya.

  Selain itu, terkait dengan tertib dokumen kependudukan itu maka juga akan dilakukan operasi yustisia. Operasi yustisia itu akan dilakukan di sejumlah tempat, Sabtu (13/4) dan Senin (15/4). Operasi itu akan melibatkan gabungan dari sejumlah instansi terkait. “Kami juga akan menggelar operasi yustisia. Ini penting dalam rangka ketertiban penggunaan e-KTP dan dokumen kependudukan lainnya,” tambah Akab Sanadi.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *