Pembangunan Dermaga Ampimoi Dinilai Mubazir

Pembangunan dermaga di Kampung Ampimoi yang berada di pantai tengah hutan dan jauh dari pemukiman warga. Masyarakat menyoroti pembangunannya.Sinambela/Cepos

SERUI-Proyek pembangunan  Dermaga Ampimoi dari Dinas Perhubungan Provinsi Papua di Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen dinilai dipaksakan dan mubazir. Pasalnya,   lokasi pembangunan dermaga berada di pantai yang masih dikelilingi hutan dan  jauh dari pemukiman warga.

  Disamping itu, akses jalan ke lokasi dermaga masih sulit, sehingga masyarakat bertanya-tanya   penempatan lokasi pembangunan dermaga yang tidak ada penduduknya ini.”Masa dermaga dibangun di bibir pantai yang tidak ada pemukiman warga, akses jalan belum ada dan lokasinya di pantai yang masih hutan,” ungkap salah satu warga kepada Cenderawasih Pos, Kamis (11/4).

  Namun demikian ia menyampaikan terima kasih kepada dinas perhubungan Provinsi Papua yang memberikan perhatian sudah membangun dermaga, namun ia melihat perencanaan pembangunannya tidak efektif dan efisien. “Jika perencanaannya bagus, tentu lokasi pembangunannya akan dibangun di kawasan pemukiman warga sepanjang bibir pantai Ampimoi,” tandasnya.

  Oleh karena itu, ia mengharapkan dinas perhubungan Provinsi Papua harus mengecek dan mengawasi pembangunan dermaga, apakah sudah berjalan sesuai spesifikasi. Apalagi lokasi dermaga ini, tidak memiliki kedalaman yang cukup untuk disinggahi kapal perintis. (rin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *