Danrem 172/PWY Jamin Pemilu Akan Aman

Takim/Cepos

Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar

JAYAPURA – Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi, Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menjamin bahwa semua proses dan pelaksanaan Pemilu 17 April mendatang akan berjalan dengan aman, lancar dan nyaman.

“Yang jelas di wilayah Kota Jayapura ini ada Batalyon 751, satuan wilayah Kodim, Koramil, Korem dan ada juga pos-pos lain di wilayah kota ini yang telah siap mengawal kesuksesan Pemilu tersebut,” ujar Binsar di Jayapura, Rabu (10/4) kemarin.

Binsar juga memastikan dari kurang lebih 4.000 personel yang ada (tersebar) pihaknya tidak akan melakukan penambahan jumlah pasukan, tetapi pihaknya akan mengalihkan fokus para prajurit pada Pemilu tersebut. “Yang biasa mereka (prajurit) mengamankan atau melakukan pembinaan wilayah tutorialnya saja, maka pada saat penyelanggaraan Pemilu itu nantinya mereka akan kita berikan tambahan tugas yaitu mengamankan semua proses pesta demokrasi tersebut,” ungkapnya.

Walaupun pihaknya telah memetakan beberapa daerah yang rawan terjadi konflik seperti Kabupaten Nduga, Lanni Jaya dan Membramo Tengah (Mamteng). Namun khusus di Mamteng, pihaknya akan memberikan atensi berbeda berhubung kabupaten tersebut Komisioner KPU nya belum terbentuk.

“Belajar dari tahun sebelumnya di mana pada Pilkada di daerah itu tidak berjalan dengan baik yang mengakibatkan adanya protes dari masyarakat (masa pendukung) sehingga berujung adanya pembakaran sehingga kami juga akan mengantisipasi ketiga daerah itu, agar tidak terjadi lagi hal yang sama,” ungkapnya.

Disinggung dengan netralitas TNI-AD pada Pemilu, Binsar dengan tegas mengungkapkan, bahwa hal itu tidak perlu lagi dilakukan imbauan, akan tetapi sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan politik maka TNI juga diharuskan untuk netral.

“Tidak ada pilihan lain, TNI itu harus netral dan hal itu harus betul-betul dilakukan atau tidak hanya diomongkan saja. Jika terbukti ada keterlibatan TNI dalam Pemilu mendatang, maka dengan tegas juga satuan akan melakukan proses hukum yang bisa berujung hingga spemecatan,” tegasnya. (kim/wen)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *