Keruk Kali Jaifuri Bukan Solusi yang Tepat

Kondisi Kali Jaifuri di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Selasa, (9/4). Opsi mengeruk Kali Jaifuri bukan satu solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan meluapnya air di Danau Sentani.

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengatakan, opsi untuk mengeruk Kali Jaifuri yang terletak di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, bukan satu solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan meluapnya air di Danau Sentani.

“Mengeruk Kali Jaifuri bukan solusi yang tepat,” kata Bupati Mathius saat memantau kawasan Kali Jaifuri, Selasa (9/4).

Menurutnya, keberadaan Kali Jaifuri saat ini sudah secara alami untuk mengalirkan air yang bersumber dari Danau Sentani. Sehingga opsi untuk melakukan pengerukan terhadap daerah aliran sungai Kali Jaifuri sebenarnya bukan solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan yang sebenarnya.

Dikhawatirkan apabila hal itu dipaksakan, justru berdampak bahkan bisa menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

“Bukan tidak mungkin air di Danau Sentani bisa kering kalau dipaksakan untuk dikeruk,” katanya.

Dengan demikian menurutnya, biarkan aliran air di Kali Jaifuri tetap alami dan tidak dikeruk. Karena proses aliran yang terjadi saat ini boleh dikatakan sudah sesuai dengan pengaturan secara alami. Salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah dengan menjaga kebersihan Danau Sentani dari berbagai jenis sampah. Selain itu, pembersihan di daerah aliran sungai mulai dari danau Sentani sampai ke hilir perlu dilakukan. Supaya aliran air tetap lancar dan tidak terhambat oleh material apapun yang ada di sekitar kawasan aliran sungai tersebut.

“Selama dua pekan terakhir, warga yang ada di Kampung Yokiwa terus melakukan pembersihan di sekitar kawasan aliran air agar tetap lancar sampai ke hilirnya,”tambahnya. (roy/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *