Makanan Lokal Harus Diutamakan

Yonas Nusi saat memperlihatkan stick yang berbahan dasar dari rumput laut buatan masyarakat Papua, Senin (8/4) kemarin. Elfira/Cepos

JAYAPURA- Produksi unggulan suatu daerah seperti rumput laut, singkong dan durian diharapkan dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat, juga menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi 1 DPR Papua, Yonas Nusi kepada Cenderawasih Pos di ruangannya, Senin (8/4) kemarin. Pasca melakukan kunjungan kerjanya di Kepulauan Yapen beberapa waktu lalu.

“Kita segera perlihatkan kepada public bahwa Papua bangkit, mandiri dan sejahtera melalui produk lokalnya seperti rumput laut bisa dijadikan stick, durian bisa dijadikan pancake dan semua itu dijadikan oleh-oleh suatu daerah,” ucapnya.

Selain produk makanan kata Yonas, ada juga minyak kayu putih untuk menangkal nyamuk dan produksi kopi saset. Dimana produk-produk lokal tersebut akan dipromosikan dalam launching produk makanan Papua melalui Cenderawasih Desk Ekonomi Papua.

Sebagian produk-produk lokal tersebut kata Yonas sudah di pasarkan masyarakat, bahkan sudah bisa ditemui di beberapa mall dengan harga terjangkau. “Masyarakat kita sesungguhnya sangat kreatif, mereka mampu memproduksi sesuatu yang menjangkau pasaran. Tinggal bagaimana kita terus mendorong mereka, DPRP mempunyai tanggung jawab membuatkan regulasi daerah agar kreatifitas masyarakat bisa masuk ke mall-mall yang ada di Papua,” katanya.

Menurut Yonas, produk lokal buatan masyarakat tersebut sudah dipasarkan hingga ke luar daerah bahkan luar negeri. Dan masyarakat juga bisa mendapatkannya melalui online, semisalnya untuk pemesanan Pancake Durian Serui, ataupun In Stick.

Dirinya mengajak masyarakat mulai dari sekarang menggunakan produk lokal. Sebab, sebuah daerah ataupun negara yang membuatnya bisa bangkit dari keterpurukan adalah dengan mengakui produk sendiri. “Langkah kita perlahan mulai maju kedepannya dengan pengelolaan makanan lokal papua, dan ini sehat untuk dikonsumsi,” jelasnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *