Berjuang Bersama,Namun Terhalang Secara Aturan

Gratianus Silas/Cepos
Foto Bersama Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, dan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., di Gedung Negara, Sabtu (6/4).

Proses Papua dan Papua Barat jadi Tuan Rumah Bersama PON Ke-XX
JAYAPURA- Terkait dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., menjelaskan bahwa masa perjuangan. Sejatinya Papua dan Papua Barat bersama-sama berjuang menjadi tuan rumah bersama penyelenggara PON ke-XX.

“Waktu kita berjuang menjadi tuan rumah PON, Gubernur Papua Barat sebelumnya, Abraham Ataruri, terus mendampingi kami,” ujar Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., Sabtu (6/4).

Hanya saja, dalam prosesnya kala itu, Papua dan Papua Barat yang didorong untuk menjadi tuan rumah bersama sebagai penyelenggara PON tidak dikehendaki secara aturan perundang-undangan.

“Pemerintah Papua Barat perlu ketahui bahwa kita, Papua dan Papua Barat, bersatu untuk menjadi tuan rumah penyelenggara, namun aturan tidak memungkinkan itu terjadi. Padahal, Pak Abraham Ataruri terus mendampingi kami,” tambahnya.

Dengan demikian, Provinsi Papua lah yang kemudian menjadi tuan rumah PON ke-XX pada 2020 nanti. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *