2.140 Ekor KMB Dilepasliarkan

Ist/Cenderawasih Pos

Kura-kura moncong babi yang berada dalam kemasan saat dinaikan mobil Hilux untuk dibawa ke Boven Digoel lewat perjalanan darat, Jumat (5/4).    

MERAUKE- Sebanyak 2.140 ekor Kura-Kura Moncong Babi (KMB) dari 2.227 ekor yang berhasil disita oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke beberapa waktu lalu, akan dilepasliarkan di Boven Digoel, Sabtu (6/4) hari ini. Ini setelah 2.140 ekor kura-kura moncong babi itu telah dibawa dari Merauke ke Boven Digoel lewat darat, Jumat (5/4) pagi kemarin.

“Ya tadi pagi, tim yang akan melepasliarkan barang sitaan kura-kura moncong babi tersebut berangkat ke Boven Digoel lewat darat sekitar pukul 05.00 WIT pagi,” kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kabupaten Merauke Nikmatul Rohma, Jumat (5/4).

Menurut Nikmatul, sebelum diberangkatkan menuju Boven Digoel, KMB tersebut terlebih dahulu dihitung yang disaksikan pihak Karantina Ikan, KSDA, Taman nasional Wasur, WWF Kepolisian dan Kejaksaan. Dari hasil perhitungan itu, yang masih hidup sebanyak 1.144 ekor. Namun 4 ekor disimpan sebagai sampel barang bukti untuk kepentingan persidangan di pengadilan. Dengan begitu, total yang mati sebanyak 88 ekor.

Nikmatul Rohma menjelaskan, pelepasliaran dilakukan di Boven Digoel karena habitat hidupnya sama dengan aslinya di Princap, Kabupaten Asmat. Seperti diketahui, 2.227 ekor kura-kura moncong babi ini diamankan Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke dari seorang penumpang kapal Pelni yang sandar saat itu. Ribuan ekor kura-kura moncong babi tersebut dimasukan kedalam 4 karung, namun saat diamankan sudah 2 ekor diantaranya sudah mati. (ulo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *