Tiga Penganiaya  Calon Anggota KPU Mamteng Resmi Tersangka

JAYAPURA –  Setelah dilakukan penyidikan dan pemeriksaan saksi terhadap tiga pria yang melakukan penganiayaan terhadap salah satu calon anggota KPU Mamberamo Tengah bernama atalis Walela (35), Polisi akhirnya menetapkan tiga orang yakni TY (29), WY (52) dan NK (32) sebagai tersangka. Ketiganya dijerat dengan pasal 170 (1) dan ayat (2) KUHP tentang bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang (pengeroyokan) yang diancam dengan pidana 7 tahun.  Ketiganya juga telah dilakukan penahanan.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas menjelaskan bahwa motif  kasus penganiayaan ini disebabkan lantaran para pelaku tidak terima dengan  pergantian lima orang anggota KPU Mamberamo Tengah oleh KPU RI. Nah KPU kemudian melakukan perekrutan anggota baru, salah satunya korban. “Dari keterangan tersangka mereka tidak menerima adanya keputusan dari KPU RI yang mengganti 5 calon anggota KPU Mamberamo Tengah yang sebelumnya telah terpilih, dimana korban merupakan salah satu calon pengganti,”  jelas Gustav, Kamis (4/4).

Korban sendiri sebelumnya pernah melarang para pelaku untuk melakukan aksi demonstrasi di KPU Papua terkait adanya pergantian calon anggota KPU Mamberamo Tengah sehingga dianggap memiliki interest dari pergantian tersebut.  Kasus penganiayaan dan penikaman tersebut terjadi pada Senin (1/4) lalu dimana ketika itu korban Natalis Walela (35)  mendatangi Hotel Fave dengan maksud mengikuti kegiatan uji kelayakan dan kepatuhan oleh KPU Papua. Lalu saat berada di lantai II tiba-tiba pelaku TY langsung menghampiri dan melakukan pemukulan dan penikaman terhadap korban di ikuti oleh pelaku WY dan NK.

“Saat ini korban telah dirawat di Rumah Sakit Bhyangkara dimana korban mengalami luka lebam di wajah, luka robek pada dahi, kepala dan luka tusukan dibagian perut serta punggung,” jelasnya. Polisi selain mengamankan tiga orang tersangka  pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa kaos milik pelaku serta satu buah tulag kasuari yang diguanakan untuk melakukan penikaman terhadap korban. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *