Wabah Diare di Posko Pengungsian Danau Berhasil Diatasi 

Robert Mboik Cepos
Pelayanan di Posko  kesehatan di Gunung merah Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu.

  SENTANI- Jumlah penderita penyakit diare di Posko pengungsian daerah pemukiman Danau Sentani akhirnya berhasil diatasi oleh tim kesehatan.
” Saat ini untuk wabah diare yang ada di pemukiman pemukiman di sekitar danau Sentani itu sudah berhasil di atasi oleh tim kesehatan yang kami turunkan,” kata  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie  saat ditemui Cenderawasih Pos Sabtu, (30/3).

  Dia mengatakan pasca banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura itu khusus untuk masyarakat yang ditampung di Posko pengungsian di daerah danau Sentani mendapat sejumlah serangan penyakit. di mana yang tertinggi kalau itu penyakit diare. Ini disebabkan karena minimnya ketersediaan air bersih di posko pengungsian saat awal ditangani.
“Namun setelah adanya tim terpadu turun langsung kelapangan, baik tim kesehatan maupun relawan lainnya sama-sama bekerja untuk menyelesaikan persoalan sehingga penyakit diare ini sudah bisa diatasi,” katanya.

  Dia menjelaskan pasca  bencana ini memang sejumlah penyakit mulai merebak di kalangan pengungsi yang menempati tenda-tenda pengungsian. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. namun setelah adanya pelayanan yang Intens dari tim Kesehatan melalui pos ke utama di Kabupaten Jayapura itu sehingga sejumlah penyakit itu pun berhasil diatasi.

  “Kalau danau itu sempat ada iritasi atau alergi dan juga diare tapi kami terus melakukan pelayanan dan pemantauan di lapangan sehingga kondisi ini berangsur membaik,” ungkapnya.
Dia pun berharap kepada seluruh warga yang terkena dampak khususnya bagi yang masih berada di tenda-tenda pengungsian untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal.  Sebab  munculnya penyakit tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang tidak bersih atau kotor.
“Semua harus menjaga kebersihan karena itu bisa menghindari  munculnya berbagai penyakit,” tambahnya.(roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *