Situasi Nduga Kondusif, Masyarakat Siap Gunakan Hak Pilih

Denny/Cepos
Pawai deklarasi pemilu damai yang diselenggarakan KPU bersama pemerintah daerah yang diikuti Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge dan parpol saat mengelilingi kota Kenyam

KENYAM- Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya yang membawahi Kabupaten Nduga dan Yalimo memastikan bahwa Kabupaten Nduga saat ini sangat kondusif dan siap melaksanakan Pemilu.  Hal ini dibuktikan dari pawai yang dilakukan oleh KPU, Bawaslu, Pemda Nduga, kepolisian dan partai Politik mengililingi ibukota Kabupaten Kenyam dengan kendaraan.

    Kapolres Jayawijaya AKBP. Tonny Ananda Swadaya saat menghadiri deklarasi pemilu damai di Kabupaten Nduga menegaskan bahwa  situasi Kabupaten Nduga telah aman dan masyarakat siap untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 mendatang,.

   “Kita tahu, banyak elit politik yang menggambarkan keadaan kabupaten Nduga itu mencekam, atau tidak aman, tapi saya sudah membuktikan sendiri jika situasi di sini aman dan dan semua berjalan seperti biasa,”ungkapnya saat ditemui di Kenyam Sabtu (30/3) kemarin.

   Menurutnya,  untuk Pilpres dan Pileg, aparat keamanan baik Polri dan  TNI siap mengamankan agar lebih demokratis. “Eksistensi TNI/Polri di Nduga sangat diidamkan masyarakat hanya saja selama ini selalu dipolitisir seakan -akan Nduga ini tidak aman,”jelas Tonny

   Secara terpisah kepala suku besar Mam di Nduga Jack Dimie mengaku ia mendengar informasi di luar Nduga banyak yang mengatakan daerah ini tidak aman, namun kenyataannya   situasi di Nduga tetap aman dan  tenang.

   Jack memastikan untuk pemilihan umum yang akan dilaksanakan 17 April mendatang akan berjalan dengan aman, pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan pemilu bersama dengan KPU dan Pemda Nduga,

  “Kita tahu ada beberapa distrik yang tidak kondusif, namun secara umum keamanan di Nduga berjalan dengan baik, kita juga ingin agar KPU dan Panwas (Bawaslu.red) bisa membuat TPS di daerah -daerah yang banyak masyarakat saat ini,”kata Jack.

   Ia menambahkan  bahwa tidak masalah terkait keberadaan aparat keamanan di Nduga untuk melakukan pengamanan pemilu. Hanya saja, karena sering dilakukan pergantian, sehingga masyarakat tidak mengenal mereka. Sebab,    selama ini masyarakat juga dekat dengan aparat yang lama. “Kalau anggotanya baru itu mungkin yang masyarakat agak jauh karena belum kenal, tapi itu tidak masalah,”tambah Jack. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *