Dua Pekan Terminal Angkot Tidak Operasi Dishub Rugi Puluhan Juta 

Robert Mboik Cepos
Alfons Awaitauw, S.IP M.KP 

  SENTANI- selama 14 hari atau 2 pekan sejak kejadian bencana alam terjadi di Kabupaten Jayapura Dinas Perhubungan menghentikan semua aktivitas pelayanan khususnya di sekitar Terminal Pasar Baru Sentani, akibatnya dinas tersebut merugi lebih dari Rp 20 juta.

  ” Selama 14 Hari kami tidak melakukan pelayanan lebih khususnya di terminal dan karcis sehingga kerugian kami mencapai puluhan juta rupiah,”  kata Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Jayapura, Alfons Awaitauw, saat ditemui Cenderawasih Pos Sabtu, (30/3).

  Dia menjelaskan ada beberapa dampak yang ditimbulkan akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu itu. untuk terminal di Pasar Baru Sentani sama sekali tidak bisa beroperasi atau digunakan karena dipenuhi endapan materi berupa Lumpur dan pasir yang terbawa banjir pada saat bencana terjadi. Sehingga kondisi itu memaksa pihaknya untuk menghentikan seluruh aktivitas yang berkaitan pelayanan dan  penagihan karcis masuk di pasar tersebut.

  ” Dua minggu saja kita tidak beroperasi kerugiannya sudah demikian, tentu  kami tidak menginginkan hal ini berlarut-larut,” pungkasnya.
  Untuk itu dia berharap kepada dinas pekerjaan umum Kabupaten Jayapura untuk bisa melakukan pembersihan terhadap material Lumpur dan tanah atau pasir yang berada di sekitar kawasan Terminal Pasar Baru Sentani.

  “Kalau itu sudah dibersihkan mungkin hari Senin (hari ini),  kami kembali beroperasi,” katanya.(roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *