6.018 Pelajar Terkena Dampak Banjir

Robert Mboik Cepos 

Anak-anak terkena dampak bencana banjir bandang di Sentani saat mendapat penanganan trauma healing di Posko penampungan pengungsi di Stadion Barnabas Youwe, Rabu (27/3).  

SENTANI-Sebanyak 6.018 siswa-siswi dari tingkat TK hingga SMA/SMK terkena dampak banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3).

“Ada 6.018 anak sekolah yang terkena dampak dari bencana banjir ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alphius Toam saat ditemui Cenderawasih Pos, di Gunung Merah Sentani, Kamis (28/3).

Dia mengatakan, ribuan siswa yang terkena dampak banjir ini berasal dari 59 lembaga pendidikan dari berbagai tingakatan. Alphius mengatakan, untuk memastikan kebutuhan dan jumlah siswa yang terkena dampak bencana itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura melibatkan beberapa pihak, termasuk lembaga pendidikan masing-masing sekolah yang terekena dampak banjir.

“Kami libatkan guru di sekolah-sekolah yang terkena dampak untuk membantu mendata siswa yang terkena dampak banjir,”tandasnya.

Dia mengaku, saat ini sebagian besar siswa sudah masuk sekolah. Namun berkaitan dengan kelengkapan sekolah bagi siswa yang terkena dampak akan difasilitasi oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura. Dia menambahkan, untuk memastikan semua kegiatan itu berjalan baik, pihaknya melibatkan kepala sekolah, pengawas, dinas pendidikan yang dibantu dari anggota TNI dan Polri.

Dia menambahkan, sampai saat ini, pihaknya terus melakukan pendataan dan pemantauan terhadap lembaga pendidikan yang terkena dampak banjir bandang itu. Selain penanganan pasca banjir terhadap siswa yang terkena dampak, keberadaan lembaga pendidikan yang rusak akibat bencana itu juga akan diperbaiki secara bertahap sesuai tingkat kerusakannya.(roy/tho)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *