JKN- KIS Beri Manfaat Pelayanan Kesehatan Lebih Besar

Seorang wanita peserta JKN-KIS, Nora Weya saat menunjukkan kartu JKN-KIS yang dimilikinya.

WAMENA-Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan memperkenalkan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS). Program JKN-KIS membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

Dimana JKN-KIS juga memberikan pelayanan kesehatan bagi penderita penderita Appendicitis (usus buntu) di Wamena bernama ibu Nora Weya, peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Nora Weya mengatakan, awal ia merasakan sakit tersebut sejak September 2018 silam. Saat itu ia merasakan nyeri yang melilit pada perutnya hingga membuatnya demam. Bahkan, sempat masuk UGD. “Saya masuk rumah sakit lagi kurang lebih 2 minggu yang lalu, dirawat beberapa hari dulu lalu dioperasi. Dokter bilang usus buntu saya sudah pecah dan terjadi infeksi hingga harus segera dioperasi. Sekarang setelah operasi dan dirawat kondisinya berangsur-angsur membaik, tinggal penyembuhan untuk luka bekas operasinya,” terang Nora dalam rilinya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (27/3) kemarin.

Lanjutnya, selama menjalani operasi dan perawatan, seluruh biaya sepenuhnya ditanggung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS). Sebagai warga asli Papua, Nora sadar betul akan kewajibannya sebagai rakyat Indonesia yang baik untuk turut mendukung program pemerintah dengan cara mendaftarkan dirinya menjadi peserta progran JKN-KIS.

Lebih dari itu, manfaat program JKN-KIS memang sangat diperlukan bagi masyarakat karena kita tidak tahu kapan akan sakit. Jadi wajar sekali jika pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia menjadi peserta JKN-KIS. Tujuannya tidak lain untuk memberikan perlindungan dan jaminan pelayanan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia.

Ia menambahkan program JKN-KIS yang menjalani prinsip gotong royong ini juga sangat bagus karena manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat, dan tidak ada perbedaan dalam pemberian layanannya dengan peserta jaminan kesehatan lain.

“Saya sangat berterimakasih terhadap Program JKN-KIS, selama dirawat di rumah sakit saya mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak dibeda-bedakan dengan peserta dari jaminan kesehatan lainnya. Saya juga mengucapkan terimakasih untuk seluruh peserta JKN- KIS yang sehat dan rajin membayar iuran yang artinya telah bergotong royong membantu biaya pengobatan saya. Harapan saya seluruh rakyat Indonesia sadar untuk segera mendaftar menjadi peserta JKN-KIS karena manfaatnya yang benar- benar nyata,” ucapnya.(Humas/ana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *