Pilpres Dipastikan Aman, Pileg Mengkhawatirkan

Denny/ Cepos

AKBP. Tonny Ananda Swadaya

WAMENA-Polres Jayawijaya memastikan keamanan untuk Pilpres akan berjalan dengan aman, namun untuk pileg belum tentu bisa aman. Sebab kebanyakan caleg tidak siap menang dan kalah, sehingga ditakutkan ada mobilisasi masa untuk melakukan tindakan –tindakan yang tak diinginkan, dalam pemilu tahun 2019 ini.

Kapolres Jayawijaya AKBP, Tonny Ananda Swadaya menyatakan telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya, sehingga sebelum masuk ke Pemilu akan dilakukan deklarasi pemilu damai gabungan dari Yalimo, Nduga, Tolikara, Mamberamo Tengah dan Jayawijaya dalam waktu dekat ini. Sebab, karena yang dikhawatirkan ini hanya pileg saja.

“Pileg ini yang dikhawatirkan itu calegnya tidak siap menang dan kalah, sehingga untuk daerah Pengunungan Tengah Papua ini akan dilakukan deklarasi pemilu damai yang dipusatkan di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya Selasa (26/3) kemarin.

Deklarasi pemilu damai siap menang dan siap kalah,dinilai perlu dilakukan karena harus ada komitmen sehingga deklarasi ini harus mengikutsertakan caleg dan parpol pengusungnya. Hal ini sudah dilakukan oleh beberapa kabupaten, sehingga untuk wilayah lintas pegunungan tengah juga harus lakukan hal yang sama.

“Kami melakukan ini agar caleg itu harus bisa siap menang dan siap kalah, dalam deklarasi itukan mereka akan menandatangani surat pernyataan, sehingga kalau caleg melakukan tindakan yang tidak sesuai maka diproses,”jelas Tonny.

Dari pendeteksian kepolisian, kata Kapolres Jayawijaya, untuk pilpres itu aman, hanya saja pileg ini yang banyak kepentingan dan pasti terjadi hal –hal yang tidak diinginkan dan ada juga masalah intern caleg Parpol, tetapi nanti dibawa-bawa dalam perhitungan KPU atau mekanisme yang dijalankan oleh KPU Jayawijaya.

Ia menambahkan untuk melakukan pendeteksian dini, kepolisian akan menggunakan intelejennya untuk mendeteksi permasalahan –permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik dalam pelaksanaan pemilu khususnya pileg. “Fungsi intelejen kami akan terus dijalankan untuk mendeteksi masalah –masalah ini agar segera bisa dicegah oleh kepolisian,”ujarnya. (jo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *