Polda Kerahkan 15 Anjing Pelacak, 6 Diantaranya Dari Bencana Palu

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM  Kamal

Takim/Cepos

 Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal

JAYAPURA – Polda Papua bergerak cepat guna mencari jumlah korban terdampak akibat bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Jayapura, Sentani dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini. Selain dibantu para steakholder terkait, 650 pasukan juga telah dikerahkan ke lapangan, Polda Papua juga turut dibantu 15 Anjing pelacak.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, 15 anjing pelacak tersebut sengaja dihadirkan guna membantu pencarian korban (jenazah) yang belum ditemukan akibat banjir bandang tersebut.

“Jenazah ini kan ada yang tertimbun kayu, barang-barang material bahkan ada yang tertimbun lumpur itu sendiri. Dan kita harapkan dengan adanya anjing pelacak tersebut, pencarian korban ini bisa segera teratasi dengan baik, ” ujar Kamal di Media Centre, Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (19/3).

Adapun ke 15 anjing pelacaka tersebut, Kamal menyebut sengaja di datangkan dari Jakarta sebanyak 6 ekor ditambah dengan yang sudah ada di Polda Papua sebanyak 9 ekor.
“Ke 6 anjing pelacak tersebut sudah kita turunkan langsung ke lapangan. Sedangkan yang 9 ekor lainnya, sejak beberapa hari lalu memang sudah berada di lapangan guna membantu personel yang ada,” kata Kamal.

Kamal mengklaim, ke 6 anjing pelacak yang didatangkan itu berbeda dengan anjing pelacak lainnya (lebih spesialis) dan lebih berpengalaman, serta sudah bisa mencari korban di berbagai daerah yang pernah terdampak bencana alam.

“Semoga dengan adanya ke 15 anjing pelacak ini, semua proses pencarian korban itu bisa segera kita percepat untuk selanjutnya dikembalikan kepada pihak keluarga, ” harap Kamal.

Untuk pencarian juga, Kamal menambahkan, saat Direktorat Pol Air juga sudah melambung ke wilayah sayap kiri Danau Sentani dan Gunung Cykloop itu sendiri. Dan direncanakan juga Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih akan terbang menggunakan Helikopter guna memantau situasi di lapangan, hanya saja memang hal tersebut harus di sesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.