Ini Penjelasan Akademisi Soal Hiu

ikan yang ditemukan warga ketika masih berada di dalam akuarium.

JAYAPURA – Warga Sentani Selasa (19/3) kemarin dihebohkan dengan ditemukannya empat ekor anakan ikan hiu di perumahan Sosial yang tak jauh dari kaki Gunung Cyclop.

Setelah ditemukan kejadian ini langsung menyebar di berbagai grup WhatsAp dan menjadi viral. Banyak yang mengaitkan dengan hal-hal mistik terutama dengan Gunung Cyclop namun ada juga yang berfikir realistis bahwa kemungkinan hiu tersebut adalah milik warga yang terlepas.

Terkait ini Ketua Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA Uncen, John D Kalor, S.Si, M.Sc/M.I.N.C menyampaikan bahwa tak ada laporan spesies blacktip shark di Danau Sentani seperti yang ditemukan. Jenis tersebut lebih banyak di perairan pesisir di Mangrove, lamun, dan di perairan Payau. “Hiu umumnya perlu perairan luas dengan makan melimpah.

Jadi saya pikir tidak mungkin hidup di kali kali di Cyclop. Kalau di air tawar seperti Danau Sentani, Sungai Maro, Sungai Mamberamo saja sangat sulit bahkan tidak biasa dan sepertinya tidak mungkin jadi penemuan tersebut saya yakin bukan dari Cyclop,” kata Jhon.

Ia membenarkan ada jenis hiu yang hidup di Danau Sentani tapi bukan jenis seperti yang ditemukan. “Yang di Danau Sentani itu hiu gergaji dan mungkin sudah punah,” tambahnya. Jhon justru berfikir bahwa empat ekor hiu tersebut adalah peliharaan warga. “Jadi yg ditemukan itu bisa saja Hiu piaraan di Aquarium,” pungkasnya.

Sementara informasi terakhir diperoleh bahwa ada warga yang mengaku pemilik hiu tersebut. Hiu ini lepas dari akuarium karena pecah dan terbawa air. Ini ditunjukkan dengan foto ikan tersebut ketika masih di aquarium. (Ade)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *