Polda Papua Raih Empat Penghargaan dari MURI

Elfira/Cepos

Kapolda Papua beserta pejabat utama Polda Papua berfoto bersama usai menerima penghargaan Muri dari Museum Rekor Dunia Indonesia, Senin (18/3).

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin menerima penghargaan Muri dari Museum Rekor Dunia Indonesia yang diserahkan langsung oleh Tim Direktur Muri Yusuf Ngadri, di Aula Rastrasamara Polda Papua, Senin (18/3).

Penghargaan Muri dari Museum Rekor Dunia Indonesia tersebut terkait dengan Penggelaran Tarian Berbusana Koteka Terbanyak, Menyanyikan Lagu Mars oleh Peserta Terbanyak, Kirab Bendera Merah Putih Terpanjang, mengenakan aksesoris noken oleh millennial terbanyak saat kegiatan Millenial Road Safety Festival 2019.

Selain menerima penghargaan dari Muri, Kapolda Papua juga memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi. Dimana 3 anggota berhasil mengungkap kasus Sabu dan Ekstasi, 14 anggota berhasil mengungkap kasus curas dan curanmor, dan 5 anggota berhasil menangkap pelaku penjambretan.

“Kebanggaan dan kehormatan harus dipelihara, dibina, dan dipupuk sebagai anggota Kepolisian. Saya sampaikan terima ksih kepada tim dari Rekor Muri yang telah memberikan penghargaan Rekor Muri kepada kami Polda Papua, pada pelaksanaan kegiatan millenial road safety festival yang dilaksanakan dikantor Gubernur kemarin,” terang Kapolda.

Menurutnya, baru pertama kali terjadi di Papua dengan jumlah peserta milleneal terbanyak. Dimana pengumpulan massa sebanyak 75.000 pada acara puncak Millennial tentu menjadi sebuah kebanggaan. Karena event pertama dengan jumlah yang sangat besar.

“Melalui penghargaan ini, mari kita lebih termotivasi dan berinovasi dalam bertugas, bekerjalah dengan keras sungguh-sungguh dan penuh dengan rasa tanggung jawab,” ucapnya.

Dalam upacara tersebut, Kapolda turut menyampaikan berduka cita atas terjadinya musibah banjir yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura yang mengakibatkan korban jiwa dan korban hilang belum ditemukan.

Atas kejadian tersebut, seluruh anggota untuk peduli kepada masyarakat secara luas. Polisi wajib hadir membantu kesusahan dari masyarakat yang sedang mengalami kebanjiran, laksanakan dengan sepenuh hati menolong korban kebanjiran.

“Sebagai anggota Polri wajib hukumnya untuk membantu dengan sepenuh hati melayani masyarakat,” pungkasnya. (fia/wen)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY