Segel Surat Suara di Pegunungan Tengah Banyak yang Rusak

Denny/ Cepos
 Sekretaris KPU Nduga Bliher Simanjuntak saat menunjukan logistic segel yang mudah rapuh dan tak bisa digunakan,

WAMENA – KPU Di wilayah Pegunungan tengah Papua mempertanyakan tentang adanya segel dari logistic yang mudah rapuh dan hancur saat ditempelkan , masalah segel ini tidak hanya ditemukan oleh KPU Nduga tetapi juga di KPU Jayawijaya dan KPU Yalimo dimana segel tersebut tak bisa digunakan lantaran mudah rapuh saat dilepaskan dari tempatnya.

Sekretaris KPU Nduga, Bliher Simanjuntak mengakui untuk masalah logistic surat suara untuk KPU Kabupaten Nduga sudah selesai dilakukan pelipatan dan saat ini sudah masuk dalam penyortiran untuk 5 Distrik, yang menjadi kendalanya adalah stiker logistic yang rusak dan tak bisa digunakan.

“stiker atau segel ini tidak bisa digunakan sehingga memang harus ditarik oleh KPU Provinsi Maupun KPU RI dan harus diganti dengan yang baru, masalahnya ini rentan sekali karena tak bisa ditempelkan,”ungkapnya saat ditemui di Sekretarias KPU Nduga di Wamena Selasa (12/3) kemarin.

Dengan adanya segel yang tak bisa digunakan ini, Sekretaris KPU Nduga menjelaskan jika nantinya ada ruang komplain karena KPU nanti dicurigai karena segel penungutan suara rusak, sehingga untuk mencegah hal ini maka pihaknya sudah menyampaikan kepada KPU Provinsi Papua.

“Kami sudah mendapat informasi jika semua stiker atau segel yang ada di KPU Kabupaten/ Kota di Papua akan ditarik dan diganti,”bebernya.

Masalah yang sama juga ditemukan oleh KPU Jayawijaya dimana staf KPU Jayawijaya kesulitan melepas segel tersebut sehingga  ketika dilepas segel akan sobek dan hancur menjadi serpihan –serpihan kecil.

“memang kita sudah mulai untuk melakukan pelipatan tetapi pada saat dilakukan pengecekan memang masalah yang sama dengan Kabupaten lain itu juga kami temukan, segel itu tidak bisa digunakan karena sangat rapuh berbeda dengan pemilu sebelumnya,”kata Sekretaris KPU Jayawijaya Joy Bukorsyom saat ditemui diruang kerjanya.

Sementara masalah segel atau stiker yang mudah rapuh ini juga ditemukan oleh KPU Kabupaten Yalimo, dimana Staf KPU Yalimo juga kesulitan melepas segel atau stiker tersebut, meskipun sudah dilakukan dengan perlahan tetap saja segel tersebut robek.

“ sebenarnya segel itu bisa ditempelkan tetapi sangat rapuh dan mudah sobek jika dilepas, kemungkinan masalah ini sama dengan KPU Lainnya di Wilayah Pegunungan tengah Papua karena memang satu percetakan,”jelas Daud salah satu Staf KPU Yalimo via selulernya kepada Cenderawasih pos. (jo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *