Khofifah-Emil Dilantik Presiden, Gubernur Baru Harapan Baru

JAKARTA-Warga Jawa Timur resmi memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur baru. Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Elestianto Dardak resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2).

Upacara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubenur Jatim terpilih ini digelar bersamaan dengan pelantikan Gubernur Jambi Sisa Masa Jabatan 2019-2021 Fachrori Umar. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2/P Tahun 2019 dan Keputusan Presiden Nomor 16/P Tahun 2019.

Selanjutnya Presiden Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diucapkan ulang oleh Gubernur dan Wagub (Khofifah-Emil) Jatim serta Gubernur Jambi. Presiden Jokowi menanyakan kesedian mereka bertiga sebelum diambil sumpah.

Pertanyaan Presiden Jokowi dijawab dengan kompak bersedia oleh ketiganya. Selanjutnya, Presiden Jokowi kemudian meminta Gubernur dan Wagub Jatim serta Gubernur Jambi mengikuti dan mengulangi sumpah jabatan mereka.

Setelah pembacaan sumpah, Khofifah, Emil, dan Fachrori menandatangani berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah. Setelah itu, Presiden Jokowi beserta para tamu undangan memberikan selamat kepada para gubernur dan wagub yang baru resmi menjabat.

Turut hadir dalam pelantikan, antara lain Gubernur Jatim masa jabatan 2009-2019 yang akrab disapa Pakde Karwo beserta istri, para Menteri Kabinet Kerja, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mahkamah Agung Hatta Ali, Jaksa Agung M. Prasetyo, Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, serta bupati/wali kota se Jatim.

Usai dilantik, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan salah satu program utamanya selama 99 hari ke depan yakni mengoptimalkan pengentasan kemiskinan di Jatim. Hal ini penting dilakukan karena besarnya ketimpangan di pedesaan dan perkotaan.

“Akan menjadi PR (pekerjaan rumah,Red) besar saya bersama Mas Emil (Wagub Jatim,Red)  untuk bisa menguatkan pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat pedesaan di Jatim,” kata Khofifah, kemarin.

Wanita yang akrab disapa Khofifah ini menambahkan kemiskinan menjadi sangat akut di pedesaan sebab adanya beban lansia yang berumur 70 tahun keatas di keluarga miskin. Karenanya, pihaknya akan menggagas program keluarga harapan (PKH) plus. “Ada sekitar 50 ribu PKH Plus yang sudah kami rencanakan, dan masuk dalam program  99 hari kedepan,” jelas Khofifah.

Program utama lain dalam 99 hari ke depan, yaitu memaksimalkan verifikasi produk-produk yang diciptakan oleh pesantren modern yang sudah memiliki SMK. Hal ini penting, karena berdasarkan data yang ada banyak produk dari SMK di pondok pesantren yang kemasannya kurang baik, ataupun kurang higinis.

Setelah resmi dilantik Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Elestianto Dardak akan diarak keliling Kota Surabaya menggunakan mobil Jeep terbuka dengan diikuti 30 unit mobil jenis yang sama, Kamis (14/2). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan penyambutan Khofifah – Emil.

Ketua Tim Kreatif Penyambutan Khofifah-Emil, Helmy M Noor mengatakan penyambutan akan dilakukan mulai dari Bandara Juanda sekira pukul 12.00 WIB. Setelah itu keduanya langsung menuju Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya untuk menunaikan salat Sunnah Tahiyatul Masjid dan sujud syukur bersama 3000 jamaah.

Kemudian menuju Tugu Pahlawan dengan menggunakan Jeep pukul 13.30. Tiba di Monumen Tugu Pahlawan pada pukul 15.00 WIB, Khofifah-Emil disambut 199 penari Remo dan memberikan pidato kerakyatan sebagai pidato pertama pasca dilantik. Seusai dari Tugu Pahlawan, kemudian mereka bergeser ke depan Hotel Majapahit yang dilanjutkan diarak oleh relawan dan pendukungnya dengan jalan kaki menuju Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya pada pukul 16.00 WIB.

Dalam longmarch yang dinamakan pawai budaya ini, Khofifah-Emil akan naik kereta khas Madura Ul-Daul, yang diiringi barisan drumband, barongsai dan kesenian lainnya. Setelah tiba di Gedung Negara Grahadi, mereka disambut oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jatim, Muslimat NU dan masyarakat yang dilanjutkan pembacaan doa Khotmil Alquran yang dibaca oleh 99 khafid dan khafidhoh . Dan dilanjut buka puasa bersama saat Maghrib, karena kebetulan hari itu Kamis, Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur menunaikan puasa sunnah, terus Salat Maghrib berjamaah dilanjutkan istighosah.

Setelah Maghrib itu, acara dilanjutkan ramah-tamah dengan para undangan dan para relawan yang datang di Gedung Negara Grahadi. Dan juga ada pemberian santunan anak yatim. Kegiatan berakhir di Gedung Negara Grahadi sekitar pukul 21.00 WIB. (jpnn/rud/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *