Sekda Pimpin Pegawai Masuk Barisan Demo

Gamel Cepos

Sekda (paling kanan) dan para ASN di lingkungan Pemprov Papua ikut dalam aksi demo bersama masyarakat. Pendemo menganggap ada skenario untuk menjegal gubernur Papua.

JAYAPURA – Aksi demo yang dilakukan sekelompok massa untuk menolak bentuk kriminalisasi maupun pembunuhan karakter terhadap Gubernur Lukas Enembe pasca insiden Hotel Borobudur 2 Februari lalu tak hanya diikuti oleh masyarakat tetapi juga ASN di lingkungan Pemprov Papua. Sekira pukul 14.10 WIT massa memasuki pelataran dan langsung berlari berkeliling lapangan upacara.

Tak lama Sekda Papua tiba di halaman kantor gubernur dan langsung naik ke lantai II. Tak lama puluhan ASN turun dan bergabung dengan massa. Sekda Papua, Hery Dosenaen secara tegas meminta ASN untuk ikut dalam aksi massa.

Awalnya Sekda dijadwalkan memimpin pertemuan seluruh OPD namun tak lama setelah bertemu para ASN di dalam ruangan iapun meminta ASN untuk turun dan ikut masuk ke dalam barisan demo. “Saya minta ASN yang ada dalam ruangan untuk turun dan bergabung,” pinta sekda yang sudah lebih dulu bergabung.

Sekda bahkan sempat berlari kecil menyambut para pendemo lain yang datang. Salah satu orator, Benyamin Gurik meminta aksi dilakukan dengan sopan sebab tak ada lawan di lokasi aksi. “Biasanya mereka yang menerima aspirasi tapi saat ini mereka bagian dari kita. Ini bagian aspirasi kepada pemerintah republik Indonesia.

Ini bukan dukungan untuk membela koruptor, kami tidak membela koruptor tapi aksi murni memberikan dukungan kepada Gubernur yang punya hati tulus bangun Papua,” kata Benyamin Gurik.

Ia menyebut ada skenario yang direncanakan untuk menghentikan langkah gubernur. “Kami hadir untuk memberikan dukungan terhadap pemimpin di Papua. Kami siap lawan siapapun dan KPK bukan Tuhan,” jelasnya. (Ade)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *