Penerimaan CPNS Daerah Direncanakan Maret

Takim/Cepos
T.E.A. Hery Dosinaen, S.IP., MKP 

JAYAPURA-Teka-teki terkait rencana seleksi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) daerah di Provinsi Papua mulai mendapat kejelasan.

Pemprov Papua yang diwakili Asisten III Setda Papua dan kepala BKD Provinsi Papua kabarnya sedang melakukan pembahasan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Sekda Provinsi Papua, T.E.A. Hery Dosinaen, SIP., MKP., mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, penerimaan CPNS daerah di Provinsi Papua direncanakan dilaksanakan pada bulan Maret 2019. “Diharapkan bulan Maret sudah bisa dilaksanakan,” ungkap Sekda Hery Dosinaen kepada wartawan saat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di kantor Regional IX BKN Jayapura, Selasa (12/2).

Dikatakan, berdasarkan keputusan pemerintah pusat beberapa bulan yang lalu, khusus untuk Provinsi Papua seleksi penerimaan CPNS akan dilakukan secara offline bukan online seperti yang dilakukan di daerah lain di Indonesia.

Pelaksanaan seleksi penerimaan secara offline menurut Sekda Hery Dosinaen merupakan perjuangan dari Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH.

“Dari kebijakan pemerintah pusat tersebut terlihat bahwa daerah yang menggunakan sistem online, faktanya banyak peserta yang tidak memenuhi syarat sehingga banyak gagal diproses awal. Kondisi ini akan mendapatkan trauma yang luar biasa bagi pemangku kepentingan dalam hal ini Gubernur Papua sehingga meminta pertimbangan kebijakan pemerintah pusat untuk Provinsi Papua dilakukan secara offline,” jelasnya.

Gubernur Papua menurutnya mengambil langkah yang bijak sehingga ada kekhususan bagi perekrutan atau pengadaan pegawai di Provinsi Papua. Meskipun prosesnya agak lambat diharapkan masyarakat tidak usah ragu dan bimbang serta diharapkan bersabar, sebab sampai saat ini Pemerintah Provinsi Papua sedang berjuang agar cepat dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat Papua.

“Kita harus hargai itu, dimana gubernur sudah berjuang untuk mendapatkan perlakuan khusus untuk kita di Papua,” ujarnya.

Untuk perekrutan CPNS di Provinsi Papua, Sekda Hery Dosinaen menyebutkan penentuan kelulusan tidak menggunakan sistem yang dipakai di daerah lain. Selain itu juga dalam perekrutan kepegawaian provinsi Papua saat ini dimana pembagianya untuk Orang Asli Papua (OAP) 80% dan selain OAP 20%.

“Sementara untuk target yang harus direkrut Pemprov Papua saat ini belum kami pastikan berapa jumlahnya,  pada intinya diharapkan bulan Maret mendatang bisa terlaksana,” tandasnya.

Diakuinya, hal ini merupakan satu kebijakan yang luar biasa dari Gubernur Papua yang melihat Papua secara utuh dan memahami kemauan masyarakatnya. (kim/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *