Pengusaha Asli Jayawijaya Harusnya Kelola Mall Wamena

Noel/Cepos
Musa Haluk SE, MM

JAYAPURA – Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Musa Haluk, SE,MM menyesalkan sikap Bupati Jayawijaya Jhon R Banua  yang tidak memberikan kepercayaan kepada anak – anak Asli Jayawijaya mengelola Mall Wamena.

  “Saya sangat menyesalkan dengan diberikannya kepercayaan kepada saudara- saudara kami Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) oleh Pemkab Jayawijaya, untuk mengelola   salah satu aset (Mall) yang terletaknya di tengah tengah ibu kot Kabupaten Jayawijaya,” katanya di Jayapura, Jumat, (8/2).

  Sebagai anak asli Baliem, Ia menilai di era  Otonomi Khusus ini seharusnya Bupati bisa membina dan menyiapkan anak – anak asli lembah Baleim untuk mengelola Mall tersebut, bukan malah menyerahkan kepada KKSS.

  “Kenapa pemerintah daerah tidak mau memberdayakan orang asli Papua terutama orang Baliem? Kapan baru kami akan diberi ruang untuk mendapatkan tempat yang layak? Banyak teman- teman saya yang buka usaha seperti kafe, salon dan lainnya, apa lagi Mall yang nota bene dibangun dari APBD, seharusnya memberdayakan orang pribumi, malah dikasih kepada teman – teman KKSS,” sesal Musa Haluk.

  Ia menjelaskan selama ini  ruko-ruko sepanjang jalan Irian, Sulawesi  semua dikuasai oleh warga luar, sedangkan pedagang asli yang lain masih berjualan di atas tanah.”Dari alam kesadaran kami selalu bertanya sebenarnya siapa yang orang asli ini?” ujarnya.

  Untuk itu, pemerintah diharapkan serius melihat hak-hak dasar pengusaha asli Papua yang ada di Jayawijaya serta bagaimana mendukung mereka untuk meningkatkan usahanya dengan mengelola Mall.

  “Saya minta dengan hormat kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa melihat hal ini , sebenarnya kami bukan tidak mampu melainkan pemerintah tidak melihat kami,” tegas Ketua KAPP Haluk,

  Sebelumnya Bupati Jayawijaya menyerahkan pengelolaan Mall Wamena kepada Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk dikelola untuk menghidupkan perekonomian kota itu.(oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *