Pemberdayaan, Disperindag Serahkan Tenda Jualan Untuk Mama Papua

Plt. Sekda Kabupaten Jayapura Dr.Timotius Demetouw bersama kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Yosefina Levie Yoku saat menyerahkan secara simbolis tenda jualan kepada perwakilan mama Papua di Pasar Phara Sentani, Sabtu (9/2) – foto : Robert Mboik / cepos

 

SENTANI-Dalam rangka memberdayakan para pedagang dari kalangan orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Jayapura, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) Kabupaten Jayapura memberikan bantuan tenda jualan bagi ratusan pedagang lokal OAP di Pasar Phara Sentani, Sabtu (9/2).

”Ini sebagai bentuk perhatian dan keberpihakan dari pemerintah melalui Disperindag kepada orang asli Papua khususnya pedagang kaki lima OAP, ”  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Yosefina Levie Yoku kepada wartawan di Pasar Phara Sentani, Sabtu (9/2).

Dikatakan, untuk tahap awal ini, pihak nya baru menyerahkan sebanyak 70 unit tenda jualan kepada para pedagang OAP. Ini akan terus dipantau oleh dinas tersebut mengenai pemanfaatanya. Kata dia, apabila semuanya sudah terisi dan masih ada permintaan, pihaknya akan menambah jumlah tenda tersebut.

“Kalau semua tenda yang sudah kami serahkan hari ini sudah terisi semua, nanti akan kami tambahkan,” ungkapnya.

Lanjut dia, bantuan ini dibelanjakan menggunakan anggaran dana Otsus. Selain itu, bantuan ini juga diberikan sebagai solusi setelah adanya penertiban yang sudah dilakukan dinas tersebut pada bulan Desember lalu. Dia berharap, para pedagang itu bisa memanfaatkan tenda yang telah diberikan oleh dinas perindag itu.

Sementara itu, Plt Sekda Kabupaten Jayapura, Dr.Timotius Demetouw mengatakan, bantuan ini diberikan kepada mama papua yang selama ini berjualan di lantai tanah di luar gedung pasar. Kata dia, sebenarnya pemerintah daerah sudah menyediakan gedung khusus bagi mama Papua yang berprofesi sebagai penjual sayur dan buah-buahan di Pasar Phara Sentani. Namun kemungkinan belum terbiasa berjualan di dalam gedung yang disediakan itu, sehingga masyarakat lebih memilih berjualan di luar.

“Makanya dari pemerintah memberikan bantuan ini secara cuma-cuma kepada masyarakat OAP yang berjualan di sini,” tambahnya.(roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *