Melaju Atau Malu

DOA BERSAMA: Pemain, pelatih dan official Persipura saat mengadakan doa bersama usai latihan di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (7/2).( FOTO : Gamel/Cepos)

Persipura Jayapura vs Persidago Gorontalo

JAYAPURA-Kekalahan di leg pertama 32 besar melawan Persidago Gorontalo pada Piala Indonesia memang tak diduga. Kalah dari tim kasta ketiga tentu mengagetkan publik pecinta Persipura. Pasalnya di atas kertas Persipura jauh diunggulkan, apalagi jika  menilik materi pemain dimana di skuad Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura, terdapat sederet bintang yang kualitasnya tak diragukan.

Namun kekalahan yang dialami tim besutan Luciano Leandro di leg pertama nampaknya sudah dilupakan Boaz Solossa dkk. Itu terlihat pada proses latihan yang sudah dilakukan sepekan terakhir di Stadion Mandala Jayapura. Persipura kini mantap menatap laga kandang menjamu tim yang berhasil menang 1-0 pada leg pertama tersebut.

“Sudah seminggu latihan dan hasilnya cukup baik. Saya melihat mereka mengeluarkan semua kemampuannya 100 persen. Ini membuat kami optimis,” jelas pelatih Persipura Luciano Leandro saat ditemui pada latihan terakhir di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (7/2) kemarin.

Ia meminta pemainnya harus percaya diri karena kini main di kandang sendiri meski tetap harus respek kepada lawan. Luciano menekankan bahwa Persipura harus memahami mana pertandingan yang harus dilewati.

Sejumlah motivasi juga diberikan Luciano untuk pemainnya dimana jika semua bertanding dengan maksimal maka laga yang disebut final ini akan dilewati. Jika kali ini gagal atau kalah maka secara otomatis Persipura tak bisa melanjutkan pertandingan sehingga kemenangan adalah keharusan.

“Jika kesulitan kita coba bantu teman dan ada tiga opsi yang bisa diterapkan nanti dan saya pikir kita butuh motivasi tinggi. Sebab di laga ini kita harus menang,” tegasnya. Setelah partai ini kata Luciano, dirinya memiliki banyak waktu untuk melihat performa masing-masing pemain termasuk pemain muda.

Ketika disinggung apakah akan memainkan lebih banyak pemain senior, pria berkewarganegaraan Brasil ini memastikan talenta muda Persipura akan mendapat kesempatan. Dirinya bahkan mengaku memiliki pemain yang memiliki kecepatan dan akan diturunkan dalam laga yang akan digelar di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (8/2) sore ini.

Tentang pemain yang absen, Luciano menyebut sebagian besar siap diturunkan kecuali Ricardo  Salampessy yang masih dalam proses pemulihan. “Dari semua hanya Ricardo Salampessy yang masih dalam pemulihan tapi saya lihat Lydio (pelatih fisik, red) sudah menggarap semuanya. Saya pikir dalam waktu dekat ia akan bermain dengan tim,” pungkasnya.

Kemenangan juga menjadi harga mati bagi Persipura. Ini ditekankan Ketua Umum, Benhur Tomi Mano. “Kita tak lagi perbaiki peringkat tetapi target setiap tahun juara. Semua harus fokus dan memenangkan setiap pertandingan,” katanya.

Sementara  Pelatih Persidago, Romi Malanua mengaku siap melayani permainan Persipura. Dengan membawa 20 pemain, Romi menaruh harap pada sebagian pemainnya yang sebagian besar alumni PON tahun 2016.

“Kami ini kalau dibandingkan dengan Persipura ya jauh sekali. Tidak ada apa-apanya apalagi besok (hari ini) mereka sudah bisa menurunkan pemain asingnya. Kalau kemarin kan mereka pas-pasan,” puji Romi. Namun pihaknya tak ingin menyerah begitu saja, meski tetap menargetkan poin penuh, pihaknya juga realistis dengan kondisi timnya.

“Hasil imbang saja sudah bagus dan kami akan berusaha semampu kami meski jika melihat dari pertandingan liga 1 kemarin tim-tim besar juga sulit menang di Mandala. Lalu yang kami antisipasi adalah shooting dari luar kota penalti dan mereka (Persipura) juga memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dari pemain kami,” pungkasnya. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *