PN Kelas IA Jayapura Lakukan Eksekusi 1 Unit Ruko di Entrop 

Priyadi/Cepos
Jurusita PN Kelas IA Jayapura Prederik Pandalingan, berbincang-bincang dengan Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra, SH.,MH.,usai melakukan eksekusi Ruko di daerah Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (8/2) kemarin.

JAYAPURA-Pengadilan Negeri Kelas I A Jayapura bersama Polres Jayapura Kota yang dipimpin Kabag Ops Kompol Nur Salam, Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra, SH.,MH.,dan Polsek Jayapura Selatan menerjunkan sebanyak 65 personil, Hari Kamis (8/2)kemarin, telah melakukan eksekusi 1 unit bangunan Ruko di Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Dalam eksekusi ini, PN Jayapura menunjuk Prederik Pandalingan sebagai jurusita PN Jayapura atas perintah Ketua PN Jayapura dalam surat penetapanya tanggal 19 November 2018, Nomor : 03/Pen.Eks./Pdt./2018/PN Jap, dalam perkara antara Nelly Suryani sebagai pemohon eksekusi melawan Fredy Richard Watimena sebagai termohon eksekusi.

  Sebelum dilakukan eksekusi jurusita eksekusi telah membacakan surat eksekusi.    Jurusita Prederik Pandalingan mengatakan,  dalam eksekusi Ruko tersebut, pihaknya juga telah memperlihatkan surat penetapan yang telah diberikan, atas dasar untuk melakukan eksekusi  terhadap barang tidak bergerak sebidang tanah bangunan dan bangunan seluas 92 meter persegi (m2), sesuai sertifikat hak milik nomor : 02281 yang semula atas nama Fredy Richard Wattimena, yang telah dibalik nama atas nama Nelly Suryani, yang berlokasi di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

  “Saya dengan disaksikan Kepala Kelurahan Entrop, Distrik Japsel, atau yang mewakilinya bernama Melia B.Hassor telah melakukan eksekusi terhadap  barang tidak bergerak sebidang tanah bangunan dan bangunan seluas 92 meter persegi (m2), sesuai sertifikat hak milik nomor : 02281 yang semula atas nama Fredy Richard Wattimena, yang telah dibalik nama atas nama Nelly Suryani, yang berlokasi di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan,’’ungkapnya dalam membacakan isi lampiran eksekusi itu, kemarin.

Lanjutnya, kemudian PN Jayapura menyerahgkan tanah dan bangunan  obyek eksekusi kepada pemohon dalam keadaan baik dan utuh, kemudian pihak PN Jayapura menyerahkan kepada pemohon eksekusi atau kuasanya dan termohon eksekusi masing-masing sehelai salinan berita acara eksekusi tersebut, yang juga dihadiri  kuasa hukum eksekusi Willem J.A. Sahertian.

Dalam kasus ini, pemohon sebagai pemenang lelang telah membalik nama sertifikat atas nama Freddy Richard Wattimena menjadi pemohon Nelly Suryani, sehingga permohonan pemohon untuk melaksanakan eksekusi berdasarkan hukum dan cukup, beralasan oleh karena itu dapat dikabulkan. Pihak pemohon mulai mengosongkan dan mengeluarkan barang-barang dari dalam Ruko dengan menggunakan satu unit truk DS 9999 QA. (dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.