Sering Libur Akan Pengaruhi Kinerja ASN dan Perekonomian

Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.saat didampingi Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.(FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,mengungkapkan, Pemerintah Kota Jayapura tidak ikut menjalankan istruksi Gubernur Papua terkait  libur khusus di Papua.

 Hal ini dipertegas orang nomor satu di lingkungan Pemkot Jayapura, sebagai ibu Kota Provinsi Papua, Kota Jayapura harus menjadi barometer dan tolak ukur di Tanah Papua baik dari segi SDM, Kemajuan Pembangunan, inovasi dan lainnya. Sehingga, dibutuhkan kerja keras, untuk mewujudkan itu semua.

  “Kalau kita terus libur, kapan kita kerja ada hasilnya, target bisa dicapai ada prestasi dan inovasi. Makanya,  kita tidak jalankan instruksi Gubernur Papua, karena kita ingin Kota Jayapura mewakili Papua bisa lebih maju, berkembang dan hebat, tidak lagi dipandang wilayah timur atau papua, ini tidak maju, berkembang dan terbelakang. Makanya, saya kerja keras bersama ASN saya untuk memajukan papua khususnya Kota Jayapura,”ungkapnya, Senin(4/2)kemarin.

 Menurut Wali Kota, kalau ASN dalam bekerja tidak bisa maksimal, tentu akan berdampak pada pelayanan publik, yang tidak bisa berjalan maksimal, terbengkelainya kinerja di kantor, target kerja juga tidak maksimal. Termasuk mempengaruhi perekonomian di Kota Jayapura, karena aktivitas perekonomian bisa tidak berjalan normal.

  “Kita bisa contoh Kota-kota besar di luar papua sana, yang sudah maju, mereka libur kerja pada saat momen tertentu, sehingga mereka bisa lebih maju, tapi kalau di papua tidak, bagaimana kita bisa maksimal dalam bekerja dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,”cetusnya.(dil).

2 thoughts on “Sering Libur Akan Pengaruhi Kinerja ASN dan Perekonomian

  1. Wieklif john says:

    Tidak Masuk Akal, antara libur hari hari besar yang di tetapkan Gubernur dan Kinerja ASN!, Maju dan Tidaknya Suatu Perkembangan Suatu Wilayah tergantung banyak faktor?, faktor faktor itu apa saja!,

    Kalau Masalah Perekonomian?, saya pikir itu masalah ketersediaan dan Penyediaan, baik itu barang mentah dan maupun barang jadi, akses jalur masuk dr wilayah terpencil ke pelaku pasar dagang, respon masyarakat terhadap pembuataan UKM berdasar potensi sekitar, dll.

    Agak aneh saja mendengar stekmen Tuan Walikota!,

    Saran ,: Sebaiknya Tuan Riset dulu.. Faktor Penghambat Utama!.

    (Papua ini sudah sangat maju, dari jaman hindia belanda?,)

  2. marcy says:

    Kesejahteraan ASN kota Jpr sudah terjawab oleh 01 kota jayapura ka ..??
    banyak keluhan jga dari sobat2 dong di sana…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *