Rumah Rusak, Warga Terpaksa Menumpang

Bupati Tonny Tesar saat menyerahkan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung.( FOTO : Sinambela/Cepos)

Mengikuti Kunjungan Bupati Yapen  Melihat Korban Bencana Angin Puting Beliung

Dampak angin puting beliung  yang terjadi di beberapa distrik di Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (28/1) dan Rabu (30/1)  lalu telah menyebabkan rusaknya  5 atap rumah warga dan 2 rumah tenggelam akibat tiang penyangga rumah roboh. Meski bencana ini tidak menyebabkan kroban, tetapi menjadi perhatian serius Bupati Tonny Tesar untuk melihat warga yang terkena musibah.

Laporannya: Tamrin Sinambela_Serui

Cuaca ekstrem pada  minggu  terakhir Januari lalu,  menyebabkan angin puting beliung disertai hujan deras yang  melanda  sejumlah distrik di Kepulauan Yapen. Di antaranya, Distrik Yapen Selatan, Distrik Anotaurei dan Distrik Yapen Barat.  Akibat diterjang angin putting beliung ini,  7 rumah tangga di Distrik Yapen Barat rusak.

  Mereka kehilangan tempat tinggal karena atap rumah terbawa angin,  bahkan 2 rumah warga harus tenggelam ke laut karena tiang penyangga rumah itu roboh. Kini masyarakat yang mengalami musibah harus menumpang di rumah keluarga terdekat. Sedangkan dampak angin puting beliung di Kota Serui hanya menyebabkan pohon tumbang. Dari bencana tersebut, masih beruntung tidak ada korban jiwa.

  Kabar adanya rumah rusak dan roboh akibat putting beliung ini, langsung disikapi Pemerintah Kabupaten Kepulauan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Tim BPBD setelah mendata korban bencana  langsung melaporkan  kepada Bupati Yapen Tonny Tesar.

    Bupati Tonny Tesar pun langsung turun memantau dari dekat bagaimana kondisi masyarakat yang kena musibah dengan kapal motor speed boat Mandena, Jumat (1/2).  Bersama Bupati Tonny Tesar, S.Sos, ikut mendampingi dari  tim BPBD setempat bersama Kabag Keuangan Setda Erni Tania,SE, Kasubag Rumah Tangga dan Protokoler, Chory Sulle, S.Sos dan beberapa staf berangkat dari pantai Serui Laut sekitar pukul 13.35.

   Rombongan tiba di  Kampung Wimoni, Kampung Maniri, Kampung Warabori dan Kelurahan Ansus di Distrik Yapen Barat pukul 14.30 WIT. Sementara jarak Serui-Ansus melalui laut diperkirakan 49 Kilometer dan perjalanan hampir 1 jam. Para korban bencana sangat terharu atas kunjungan Bupati bersama rombongan.

    Dalama tatap muka dengan Bupati Tonny Tesar,  para korban bencana meminta Bupati memperhatikan rumah warga. Bupati mengaku pemerintah turut merasakan penderitaan masyarakat khususnya para korban yang kehilangan tempat tinggalnya. “Oleh karena itu, saya datang bersama rombongan melihat langsung para korban di Distrik Yapen Barat.”ujarnya.

  Setiap rumah tangga, Bupati menyerahkan bantuan terpal, mie instan, beras. Sedangkan pihak BPBD menyerahkan alat dapur seperti cangkir  piring, sendok dan lain sebagainya. Bupati dan rombongan satu persatu melihat dan mengunjungi warga yang mengalami musibah sambil menyerahkan bantuan untuk membantu para korban.

   Bupati menegaskan bahwa bantuan lain untuk memperbaiki rumah warga secepatnya akan diberikan yaitu seng. Oleh karena itu, Bupati meminta agar masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap cuaca yang ekstrem. (*/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *