Pemprov Aceh Konsultasi dengan Pemprov Papua

Sekda Pemprov Aceh, Drs. Dermawan, MM., dan Asisten Bidang Umum Pemprov Papua, Elysa Auri, saat bertukar cenderamata dalam kunjungan Pemprov Aceh di Kantor Gubernur Papua, Jumat (25/1) kemarin.( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Dalam rangka membangun Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di daerahnya, rombongan Pemerintah Provinsi Aceh menyambangi Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka konsultasi dan berbagi pengalaman bersama, yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Jumat (25/1) kemarin.

Rombonngan Pemprov Aceh dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Drs. Dermawan, MM., menyebutkan bahwa  pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Papua perlu dilakukan, sebab, Pemerintah Provinsi Papua sudah memiliki IPDN.

“Kunjungan dari ujung barat ke ujung timur Indonesia ini untuk bersilaturahmi, sekaligus untuk sharing bersama Pemprov Papua terkait pembangunan dan proses belajar-mengajar di IPDN. Sebab, kami tengah berjuang agar IPDN dapat dibangun di Provinsi Aceh dan inipun udah mendapat respon baik dari Kemendagri,” jelas Drs. Dermawan, MM., kepada wartawan, usai pertemuan dengan Pemprov Papua dilakukan, Jumat (25/1) kemarin.

Diharapkan sharing yang dilakukan dengan Pemprov Papua terkait dengan IPDN tersebut dapat dijadikan masukan yang baik, sehingga IPDN di Aceh pun dapat dibangun dan proses belajar-mengajarnya berjalan dengan baik.

“Ini menjadi tujuan kami untuk tahu lebih banyak, sehingga  dalam pembangunan dan penerapan proses pengajaran, kita mampu melakukannya dengan baik,” tambahnya.

Bukan hanya itu, dengan status keduanya sebagai daerah Otonomi Khusus, Pemprov Aceh pun tertarik untuk mengetahui lebih banyak terkait pengelolaan dan penerapan dana Otonomi Khusus bagi masyarakat.

Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri, yang menerima kunjungan tersebut menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua, di bawah kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, membagi 80 persen dana Otsus untuk pemerintah kabupaten/kota dan 20 persen sisanya dikelola pemerintah Provinsi Papua.

“Mereka (rombongan Pemprov Aceh) akan melihat-lihat lokasi proyek pembangunan yang didanai Otonomi Khusus, beberapa diantaranya ialah Ringroad dan Jembatan Hamadi – Holtekamp,”  papar Elysa Auri. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.