Kota Jayapura Bukan Penyumbang Kasus HIV AIDS di Papua

KOMIT TANGANI HIV AIDS-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,saat foto bersama usai  membuka acara workshop pelaksanaan strategi dan rencana aksi penanggulangan HIV AIDS di Kota Jayapura periode 2019-2023 yang diselenggarakan KPA Kota Jayapura, di Hotel Aston Jayapura, Rabu (23/1) kemarin.(FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kota Jayapura bukan penyumbang kasus HIV –AIDS di Papua, tapi Kota Jayapura justru bisa menekan penyebaran penyakit HIV AIDS, karena di targetkan pada tahun 2020 Kota Jayapura harus bebas dari  penyakit HIV AIDS.

     Untuk itu, strategi dan rencana aksi dalam penanggulangan HIV AIDS di Kota Jayapura terus dilakukan dengan cara. Yakni melakukan pencegahan HIV AIDS perawatan pengobatan dan dukungan kepada ODHA survei surveilans HIV dan AIDS koordinasi dan harmonisasi multipihak dan kesinambungan penanggulangan.

     “Untuk itu, saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena kita bisa mengidentifikasi  dan penyempurnaan rancangan awal, Strategi program kegiatan dan peran seluruh stakeholder, dalam penanggulangan HIV AIDS di Kota Jayapura,”kata Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., dalam membuka acara workshop pelaksanaan strategi dan rencana aksi penanggulangan HIV AIDS di kota Jayapura periode 2019-2023 yang diselenggarakan KPA Kota Jayapura, di Hotel Aston Jayapura, Rabu (23/1) kemarin.

     Diakui Tomi Mano, dalam penanggulangan HIV AIDS, hal ini tentunya membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah semata, dalam menuntaskan penyebaran HIV di Kota Jayapura.

     Namun, harus adanya kolaborasi komunikasi, koordinasi, bersama dalam penanggulangan HIV AIDS.

  Tomi mencontohkan,  peran tokoh agama sangat dibutuhkan dalam memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV AIDS kepada umatnya, termasuk KPA  terus menggandeng LSM dalam menjalankan tugasnya. dan bagi ODHA harus tetap mendapatkan perawatan pengobatan dan dukungan supaya tidak ada diskriminasi.

   Untuk itu, dalam masalah penanggulangan HIV AIDS sangat penting dan strategis, karena masalah penyakit ini sudah menjadi masalah dunia, bukan hanya masalah nasional.

   Ditempat yang sama Ketua KPA Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,didampingi Sekretaris KPA Kota Jayapura Binton Nainggolan menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini adalah wujud komitmen KPK Kota Jayapura dalam masalah penanggulangan HI AIDS.(dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *