Korupsi dan Kawin Banyak, Kepala Kampung Langsung Diganti

Bupati   Lanny Jaya, Befa Yigibalom, SE, MM ketika memimpin rapat bersama seluruh kepala Distrik dan Kampung se Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (23/1).( FOTO : Humas Pemda Lanny Jaya For Cepos)

TIOM-Untuk meningkatkan pelayanan pemerintahan di tingkat kampung dan   distrik di Kabupaten Lanny Jaya, maka Bupati   Lanny Jaya, Befa Yigibalom SE, M.M memanggil seluruh kepala kampung dan kepala distrik se Kabupaten Lanny Jaya.

   Hal tersebut dilakukannya guna mengingatkan agar 354 kepala kampung dan juga 39 kepala distrik di lingkungan Kabupaten Lanny Jaya pada tahun 2019 ini dapat meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat dan melakukan pembangunan sebaik-baiknya.

  “Anggaran desa harus digunakan dengan baik-baik jangan tipu-tipu masyarakat. Jika masyarakat mengetahui adanya penyelewengan dana desa kasih tau saya, saya kasih ganti langsung,” ungkapnya mengingatkan para kelapa kampung dan juga kepala distrik pada pertemuan tersebut, Rabu (23/1)

  Befa meminta kepala kampung di Lanny Jaya untuk jangan bermain-main dalam menggunakan anggaran desa, karena dana tersebut untuk masyarakat bukan untuk para aparat desa.

Ia juga mengatakan tidak akan segan mengganti kepala kampung yang tidak bekerja dengan baik, yang korupsi, sebagai calon legislatif,  memiliki istri lebih dari satu dan kepala kampung yang meninggalkan tempat maka akan dipastikan langsung diganti.

  “Saya minta masyarakat untuk laporkan kepala desa yang kawin banyak, gunakan dana desa untuk kepentingan pribadi, caleg akan langsung saya ganti,”tambahnya.

   Orang nomor satu di Lanny Jaya ini juga mengultimatum untuk bantuan dana kepada masyarakat miskin akan langsung dibagikan dari rekening dan tidak ada dibagikan secara langsung. Alasan tersebut diambil agar setiap dana untuk masyarakat tepat sasaran.

  “Bantuan sosial ekonomi akan langsung diserahkan ke buku rekening maka untuk buka rekening masyarakat harus punya e-KTP, sehingga tidak ada lagi pejabat bagi-bagi di jalan dan dipastikan tepat sasaran,”katanya.

  Dalam pertemuan tersebut Befa juga mengatakan setiap Kepala Kampung dan juga Kepala Distrik agar jangan mengutamakan kepentingan pribadi, keluarga dan kelompoknya tetapi harus mengunakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.(Humas/gin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *