Ketika Pemkot Jayapura dan Bank BTN Akan Lakukan Kerjasama PPO

Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru,MM., berbincang-bincang dengan Kepala Dinas PUPR PKP Nofdi J.Rampi. (FOTO : Priyadi/Cepos)

Penggunaan Lampu LED Dapat Menghemat Energi dan Anggaran

Untuk menjadi kota yang smart city, butuh perubahan besar. Dan hal tersebut merupakan tuntutan perkembangan zaman, maka fasilitas sarana dan prasarana di Kota Jayapura  harus diperbaharui. Apa saja

Laporan: Priyadi

Sebanyak 4500 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Jayapura, masih menggunakan jenis mercury yang dinilai boros penggunaan listrik. Sehingga, Pemkot Jayapura mendapatkan tawaran dari Bank BTN Wilayah Papua, dalam sosialisasinya menawarkan pemasangan PJU LED berbasis aplikasi. Yang Dikemas dalam  Program Pengembangan Operasional (PPO) kepada Pemerintah Kota Jayapura.

  Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Sari, MM., dikatakan, memang penggunaan listrik di Kota Jayapura khusus PJU saja per tiga bulan biayanya bisa mencapai Rp 300 juta, jika satu tahun bisa mencapai Rp 1 miliar. Dengan lampu LED menggantikan mercury, penggunaan voltase, bisa dikontrol dan mampu menghemat lebih banyak energi dan anggaran.

  Sehingga, sebagai salah satu program yang mendukung smart city, PJU LED berbasis aplikasi ini masih dalam penggodokan anggaran dan teknis aplikasinya.

Sebelum dilakukan teken MoU bersama Bank BTN.   “Rencananya pengaplikasian PJU ini akan dimulai di kompleks perkantoran Wali Kota Jayapura. Simulasi diaplikasikan di 50 titik dengan jarak jalan 2,5 km dan jumlah tiang lampu sebanyak 25,”ungkapnya, kemarin.

  Dijelaskannya,  pada tahun 2019 APBD Kota Jayapura khusus lampu penerangan jalan mencapai Rp 5 Miliar. Untuk itu, harus dipergunakan dengan baik, guna mewujudkan smart city.

    Sementara itu, Manajer Bank BTN Wilayah Papua, Bindu Marbun mengatakan, bahwa kerjasama PPO tersebut memiliki mekanisme menempatkan sejumlah dana, dari Pemerintah Kota Jayapura, dengan pemberian fasilitas oleh BTN.

   Fasilitas yang diberikan kepada nasabah dalam bentuk PJU LED tersebut nantinya akan dibukukan sebagai aset negara.

   “Alur PPO adalah penempatan dana oleh Pemkot, lalu penandatanganan PKS, serta memilih atau menunjuk vendor, pemesanan barang dalam hal ini lampu jalan, lalu serah terima untuk dibukukan sebagai aset negara,”jelasnya.

  Lanjutnya, sebelumnya, kerjasama PPO telah dilakukan di Kabupaten Jayapura dalam menerangi jalan protokol atau jalan raya Sentani-Hawai. Penggunaan PJU LED ini rencananya akan dibuat command center dengan petugas yang mengontrol penggunaan PJU dan petugas teknik yang siap menangani kendala teknis jika lampu padam.

   Jenis lampu yang digunakan adalah PJU Seta Series untuk 100 Watt, 80 Watt dan 60 Watt yang menggunakan smart chip merek Samsung, sehingga dapat dikontrol secara terpusat. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *