Empat Pelaku Pembunuhan Diserahkan ke Jaksa

Para pelaku (depan), saat berjalan untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura dari Mapolsek Sentani Timur, Senin (14/1).Yewen/Cepos

SENTANI- Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Timur melalui penyidik Unit Reskrim Polsek Sentani Timur menyerahkan 4 pelaku pembunuhan masing-masing berinisial KR (20), FS (21), LF (19), dan AN (20) yang terjadi di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Senin (14/1) kemarin.

Kapolsek Sentani Timur, Iptu Heri Wicahya, melalui Kasi Humas Polsek Sentani Timur, Brigpol Inayat Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menyerahkan 4 pelaku pembunuhan ke Kejaksaan Negeri Jayapura untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Kami serahkan 4 pelaku pembunuhan ke Kejaksaan Negeri Jayapura, karena berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P21),” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, melalui telepon selulernya, Selasa (15/1).

Menurut Inayat, penyerahan 4 tersangka bersama barang bukti ini dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Sentani Timur, Ipda Henry. K Yalmaf. Para tersangka pembunuhan ini dikenakan Pasal 338 KUHP atau Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan. 4 pelaku tersebut bersama-sama menganiaya korban Mecklin Wally (38) hingga meninggal dunia.

“Pembunuhan terhadap korban yang dilakukan oleh 4 pelaku ini terjadi pada 18 November 2018 di Perumahan Graha Nendali, Distrik Sentani Timur. Para pelaku menganiaya korban dengan cara menghantam batu tela ke kepala bagian belakang korban dan juga menganiaya korban dengan kayu di belakang korban, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia (MD),” jelasnya.

Dia menyatakan berkas perkara dari 4 pelaku sendiri sudah diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jayapura, Marthin Manuhutu, SH di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura.

“Pelaku kami jerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling alam 15 tahun penjara, Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara, dan pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,”pungkasnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *