Sering Cekcok, Ibu Muda Nekad Gantung  Diri

Robert Mboik Cepos
Anggota  Polres Merauke saat melakukan identifikasi terhadap  jenasah Anapal Rahaten yang ditemukan tewas  gantung diri  di Kamar Mandi  rumah kostnya  di Jalan Irian Seringgu, Merauke, Kamis (10/1) kemarin.

MERAUKE- Seorang ibu muda bernama  Anna Palma Rahateen (24)   yang tinggal  di Jalan Irian Seringgu Merauke nekad mengakiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Dia ditemukan terbujur kaku oleh tetangganya   dalam posisi berdiri dan terlilit  seutas tali di lehernya, di dalam kamar mandi tempat tinggalnya, Kamis (10/1).

   Aksi nekat korban ini, dilakukan saat suaminya sedang bekerja di luar rumah. “Saya kerja malam, kebetulan  ada sip malam di hotel,” kata Emanuel Rahatan suami korban kepada wartawan di lokasi kejadian.

  Terkait aksi nekat istrinya itu, Emmanuel mengaku tidak tahu menahu alasannya. Namun dia hanya menyebutkan bahwa keduanya sering terlibat  cek cok masalah rumah tangga.  Selain itu kata dia, ada indikasi bahwa istrinya itu juga diliputi rasa cemburu. “Kalau masalah ya ada, tapi masalah rumah tangga lah, biasa,” ungkapnya.

  Sementara itu salah satu warga yang juga  tetangga korban yang tidak mau dikorankan namanya menyebutkan bahwa selama ini keluarga tersebut sering terlibat baku cekcok. Bahkan korban seringkali terdengar menangis di rumah kostnya.

  “Kalau ke rumah saya, dia sering cerita katanya sudah tidak tahan dan tertekan,” ungkapnya.

  Keduanya diketahui telah tinggal serumah sejak beberapa tahun lalu. Dari hasil hubungan itu keduanya dikaruniai seorang anak yang kini sedang tinggal bersama orang tua suami korban di Kei.

  Kini kasus itu  sudah ditangani Polres Merauke. Pantauan koran ini, usai dievakuasi jenazah korban langsung dibawa   ke RSUD Merauke untuk dilakukan pemeriksaan.

  Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Mika Toding mengatakan pihaknya akan mendalami peristiwa tersebut dan akan melakukan penyidikan terhadap suami korban untuk mengetahui penyebab pasti kematian ibu muda tersebut.

  “Kami akan lakukan pemeriksaan terhadap suaminya untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban,” tutur AKP Mika. (roy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *