Petugas Kebersihan di Biak, Wajib  Ikut Tes Psikologi

Fiktor/Cepos
Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Biak Numfor Iwan Ismulyanto ketika memberi penjelasan kepada sejumlah penitia seleksi dan petugas kebersihan sebelum pelaksanaan seleksi di SMPN 2 Biak Kota, kemarin.

BIAK-Menjadi petugas kebersihan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor nampaknya tidak gampang. Ya, setidaknya hal itu dapat dilihat dari seleksi perekrutan petugas kebersihan yang juga mengharuskan lewat seleksi tertulis. Tak tanggung-tanggung, seleksi yang dilakukan adalah melalui tes psikologi.

  Setiap calon petugas kebersihan diwajibkan ikut seleksi psikologi secara tertulis, di SMP Negeri 2 Biak Kota, Kamis (10/1) kemarin. Seleksi tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan seorang petugas yang  benar-benar bertanggungjawab dalam pekerjaan dan tetap memperhatikan disiplin kerja.

  “Melalui seleksi ini akan dilihat sejauh mana mereka dapat memahami tugas, melaksanakan tugas secara bertanggungjawab dan sejumlah lainnya. Harapan kedepan petugas kebersihan akan lebih optimal dalam menjalankan tugasnya di lapangan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Biak Numfor Iwan Ismulyanto kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

  Seleksi petugas kebersihan yang dibuka langsung oleh Plh. Sekda Kabupaten Biak Numfor Friets Sanandi, S.Sos itu diikuti 746 orang. Para peserta seleksi itu adalah petugas kebersihan yang sudah bekerja sejak tahun-tahun sebelumnya. Seleksi itu dilakukan karena adanya pengurangan petugas kebersihan mulai tahun anggaran 2019 yang sebelumnya 800 orang dikurangi menjadi 500 orang.

  Dengan seleksi itu, maka nantinya akan didapatkan kurang lebih 500 orang petugas kebersihan yang ditempatkan di sejumlah titik di wilayah Kota Biak dan sekitarnya. Mereka (petugas kebersihan) akan menjaga kebersihan jalan, taman-taman kota, kebersihan pasar dan sejumlah lainnnya.

  “Jumlah petugas kebersihan dari 800 orang mulai tahun 2019 dikurangi menjadi 500 orang. Kebijakan ini diambil terkait dengan beban anggaran, dimana kondisi keuangan daerah masih belum normal,” kata Plt Bupati Herry A Naap, S.Si, M.Pd ketika memimpin apel akbar ASN, Senin lalu. Tak hanya petugas kebersihan, namun tenaga honorer dan Satpol PP juga akan dikurangi jumlahnya.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *