Baru Dibangun, Jalan Merauke-Sota Rusak

Robert Mboik/Cepos
Nur Sjafrudin, ST, MT

MERAUKE- Jalan Trans Papua,  khususnya paket  Merauke- Sota baru selesai dikerjakan oleh  PT Cipta Persada. Namun di dua titik yang terdapat gorong-gorong, kondisinya  ambles akibat tanah yang masih labil.

  Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Basional Wilayah II Provinsi Papua, Merauke, Nur Sjafrudin, ST, MT mengatakan kerusakan jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.

  ”Itu masih tanggung jawab pihak kontraktor sebagai pelaksana kerja,” kata Nur Sjafrudin saat ditemui wartawan di kantor satker Merauke, Kamis (10/1).

  Dia mengakui, ada dua titik jalan yang ambles. Menurutnya amblesnya jalan tersebut diakibatkan karena kondisi tanah yang labil. “Kalau dilihat ada sedikit buru-buru kemarin waktu presiden datang kemungkinan opritnya di timbun langsung di aspal,” katanya.

  Menurutnya paket pekerjaan jalan tersebut sudah mengalami keterlambatan. Seharusnya pihak pelaksana proyek harus sudah serah terima kepada satker pada tanggal 23 Desember lalu. Namun hingga saat ini masih dalam pelaksanaan.

  Untuk itu sesuai aturan dari Kementerian Keuangan pihaknya telah memperpanjang pekerjaan jalan tersebut selama 90 hari ke depan dengan disertai denda. “Status jalan tersebut saat ini masih dalam tahap pelaksanaan pihak pekerja. Seharusnya point pekerjaan jalan tersebut sudah selesai pada tanggal 23 Desember 2018. Kalau 90 hari tidak selesai sudah kita putus dan blacklist,” pungkasnya. (roy/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *