Ditemukan Tengkorak Kepala Manusia Saat Galian Parit

EVAKUASI TENGKORAK: Seorang pekarja bangunan disaksikan Kapolsek Abepura, AKP. Dionisius VDP Helan saat mengevakuasi tengkorak manusia yang ditemukan di galian parit di kompleks LPMP Papua, di Kotaraja, Distrik Abepura, Rabu (9/1).( Takim/Cepos)

JAYAPURA-Warga di sekitar kompleks LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Papua, di Kotaraja, Distrik Abepura, dihebohkan dengan penemuan tengkorak manusia, Rabu (9/1) sekira pukul 10.00 WIT.

Tengkorak manusia tersebut ditemukan sejumlah pekerja bangunan yang sedang melakukan penggalian untuk membuat saluran air atau parit di pinggir kali di kompleks LPMP Papua tidak jauh dari mata jalan depan SMK Negeri 3 Jayapura.

Robin salah seorang pekerja bangunan mengatakan, awal ia bersama 6 rekannya menggali tanah untuk membuat parit. Setelah melakukan galian sekira 30 hingga 50 cm, Robin bersama rekan-rekannya menemukan sesuatu.

“Waktu kami terus gali dan angkat, ternyata tengkorak manusia,” ungkap Robin kepada Cenderawasih Pos di lokasi penemuan tengkorak.

Terkait temuan ini, Robin kemudian memutuskan untuk menghubungi Polsek Abepura untuk melaporkan temuan mereka.

Laporan penemuan tengkorak tersebut langsung direspon Polsek Abepura. Bahkan Kapolsek Abepura AKP. Dionisius VDP Helan turun langsung ke lokasi memimpin anggotanya.

Tengkorak yang ditemukan tersebut langsung diamankan dan dievakuasi dari lokasi galian ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi. “Tengkorak yang ditemukan ini kami bawa ke RS Bhayangkara. Kami belum bisa mengidentifikasi sebelum ada hasil dari RS Bhayangkara,” ungkap Kapolsek Abepura AKP. Dionisius VDP Helan.

Sementara itu, Dola Hisage salah seorang warga yang rumahnya berhadapan dengan lokasi penemuan tengkorak manusia mengaku kaget dengan penemuan tersebut.

Pasalnya selama ini dirinya belum pernah ada kejadian atau informasi oleh hilang atau kejadian yang aneh di sekitar lingkungannya. “Saya terkejut dan tidak menyangka dengan adanya penemuan tengkorak ini,” ucapnya.

Dola Hisage yang mengaku sudah 10 tahun lebih tinggal di daerah tersebut, tidak pernah mendegar adanya kejadian atau peristiwa orang hilang atau pembunuhan. Oleh sebab itu, dirinya berharap penemuan tengkorak ini bisa diungkap oleh Kepolisian. “Siapa tahu ada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga atau paling tidak bisa diketahui identitas dari tengkorak yang ditemukan tersebut,” harapnya.

Warga lain bernama Kevin yang tinggal di rumah kos di samping lokasi penemuan tengkorak mengaku tidak mengetahui pemilik lahan tempat ditemukan tengkorak manusia. Namun menurutnya lahan tersebut sudah lama ditutup menggunakan drum bekas. (kim/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *