Pemilik Akun Facebook Diundang ke Kantor Wali Kota

TURUN LAPANGAN: Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., turun lapangan melihat kondisi warga yang mengalami musibah banjir dan tanah longsor, Minggu (6/1).

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tommy Mano secara terbuka mengundang pemilik akun media sosial (Medos) Facebook atas nama  Fransiskus Xaverius Magai  ke kantor Wali Kota Jayapura.

Undangan ini disampaikan Wali Kota Benhur Tomi Mano atau BTM terkait postingan di Medsos yang dinilai sangat  berlebihan dan menyudutkan Wali Kota Jayapura atas musibah banjir dan longsor yang terjadi Sabtu (5/1) dan Minggu (6/1).

Dalam akun Facebooknya, Fransiskus Xaverius Magai memposting yang dinilai sangat menyudutkan dirinya sebagai Wali Kota Jayapura.

Dalam postingannya, Fransiskus Xaverius Magai menuliskan antara lain “Mulai hari ini Walikota Jayapura stop bikin diri inti dua periode pimpin daerahmu tidak bisa urus banjir saja mo. Postingan lain yaitu “Coba cek wali kota dulu, jangan sampai dia sama dengan Bupati Nduga ada berangkat ke Australia.”

Ada juga postingan yang memperlihatkan gambar bencana banjir dan longsor di beberapa lokasi dengan yang diberi keterangan “Ini hadiah untuk Walikota Jayapura”.

Menanggapi postingan tersebut, Wali Kota Benhur Tomi Mano menjelaskan bahwa musibah banjir dan longsor yang terjadi adalah murni  bencana alam dan siapapun manusia tidak ada yang tahu kapan bencana itu datang.

“Mari kita berdoa untuk kedamaian kota kita tercinta. Jangan ada yang  saling menyalahkan karna bencana yang terjadi murni adalah bencana alam dan tugas kita sebagai manusia adalah menjaga dan memelihara alam ini jika ingin kita terhindar dari berbagai bencana alam,” ungkap BTM kepada Cenderawasih Pos, Minggu (6/1).

BTM juga meminta kepada semua pihak untuk stop menyalahkan pemerintah atau dirinya atas musibah yang terjadi. Sebagai wali kota, dirinya sangat membuka diri untuk menerima berbagai masukan maupun kritikan dari publik, asalkan kritikan yang diberikan adalah kritikan yang mebangun demi perbaikan bersama ke arah yang labih baik. Bukan justru menyudutkan atau menyalahkan pihak tertentu.

“Silakan mengkritisi tetapi sewajarnya dan pastikan bahwa kalian sudah menjalankan Peraturan Pemerintah Kota Jayapura Nomor 1 tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang dan Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelengaraan Kebersihan di Kota Jayapura. Untuk itu saudara pemilik akun atas nama Fransiskus Xaverius Magai, saya undang datang ke kantor Wali Kota Jayapura, Senin (7/1) untuk menyampaikan kritikan secara langsung untuk saya,” ujarnya.

Dikatakan, dirinya setiap saat melakukan kontrol ke seluruh wilayah kota untuk melihat langsung situasi dan kondisi masyarakat  Kota Jayapura agar tetap aman dan nyaman dalam beraktivitas di siang hari dan bisa istrirahat dengan baik di waktu malam. Namun menurutnya bencana alam yang terjadi hanya Tuhan Yang Maha Kuasa yang tahu.

“Saya juga ingin warga saya tidur dengan aman dan nyaman di waktu malam, bisa beraktivitas tanpa diganggu, akan tetapi ini sekali lagi ini bencana alam,” tutupnya.(dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *