100 Hari Kerja Pertama Fokus Benahi Distrik Dan Kampung

Kunjungan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua sewaktu masih menjabat sebagai Wakil Bupati Jayawijaya ke Distrik Walaik beberapa waktu lalu.(FOTO : Deny/Cepos)

  WAMENA –Dalam  100 hari kerja pertama, Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya memberikan focus perhatiannya untuk pembangunan  di Distrik dan kampung. Hal ini sesuai dengan visi dan misinya sewaktu melakukan kampaye politik, dimana akan banyak bekerja di kampung dan di distrik di Jayawijay.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku sesuai visi dan misinya, maka  program kerjanya akan diawali dengan lebih banyak turun ke distrik dan kampung. Karena itu, pada Januari ini jadwalnya mulai disusun, dimana ia akan langsung melihat musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) distrik maupun Kampung.

  “Januari ini kami akan mulai turun ke Distrik, saya mungkin akan pertama kali turun ke distrik itu pada wilayah –wilayah yang dulu kita lakukan kampanye politik sesuai dengan jadwal itu,”ungkapnya, Rabu (2/1) kemarin.

  Bupati Jhon mengaku harus turun ke Distrik dan kampung untuk melihat bagaimana kinerja distrik, dan kepala kampung di beberapa distrik. Pemerintah harus mengetahui kesulitannya seperti apa, baik di sekolah maupun Puskesmas. Sebab, sudah 4 tahun ia melihat permasalahan itu sehingga sekarang setelah dilantik ia akan turun dan memberikan kebijakannya kepada mereka.

  “Ini adalah langkah kita untuk 100 hari kerja setelah saya dilantik, sehingga kita harus kembali kepada masyarakat melihat mereka dalam pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan mereka, ini yang penting yang harus dilakukan,”jelas Bupati Jayawijaya.

  Untuk program pemerintah tahun 2019 ini, kata Jhon Banua, pemerintah saat ini akan melihat dan mengintervensi langsung program yang menyentuh kepada masyarakat. Dimana pemerintah akan meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaparkan program kerjanya, dan bupati menginginkan penilaian program yang akan berjalan selama 5 tahun itu harus ada.

  “Saya ingin melihat keberhasilan dari program kerja yang sudah dijalankan 5 tahun ke depan ini ada dimana, contoh kalau dari kesehatan itu angka kematian ibu dan anak apakah menurun atau bertambah ini perlu dipaparkan,”katanya.

  Dengan pemaparan masalah yang ada, maka pemerintah akan tahu apa yang harus dikerjakan. Diharapkan setiap tahun itu masalah –masalah dalam masyarakat itu jangan naik tetapi harus diturunkan.“Jadi setiap OPD itu harus memiliki target pekerjaan yang jelas, ini sesuai dengan visi dan misi kami, jangan kita kerja 5 tahun tetapi tidak memiliki target,”tambahnya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *