Penerimaan PAD Tahun 2018 Over Target Hingga Rp 4 Miliar

Robby Kepas Awi, SE.,MM.(FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Lewat komitmen kepemimpinan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura Robby Kepas Awi, SE.,MM  menggenjot semua sektor penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura, tampaknya sudah dibuktikan. Ya, dimana untuk target PAD Kota Jayapura tahun 2018 sebesar Rp 189.759.986.678, kini PAD sampai 19 Desember sudah melebih target sebesar Rp 193.002.261.347 atau over target 101, 71 persen.

   “Puji Tuhan PAD kita sampai saat ini, sudah over target, jika diuangkan kelebihannya sebesar Rp 3.242.274.669. dan jika sampai akhir tahun dalam tutup buku kita bisa capai Rp 4 miliar,’’kata Robby saat ditemui wartawan Cenderawasih Pos, diruang kerjanya, Rabu (19/12)kemarin.

  Robby mengakui, over targetnya PAD tahun 2018 ini, memang disebabkan ada beberapa sektor penerimaan yang juga mengalami kelebihan dari target yang ditetapkan. (lihat daftarnya di bawah). Sehingga, ia mengucapkan terimakasih kepada mitra dan wajib pajak yang selama ini konsekuen dalam membayar pajaknya. Sehingga diharapkan pada tahun 2019, hubungan wajib pajak bisa terus membaik.

  Robby juga menampik, walaupun ada sektor PAD yang over target, ada juga yang belum sampai target seperti di sektor pajak hiburan, masih mecapai 94.99 persen, namun ini tetap menjadi perhatian serius pihaknya, untuk terus memacu dan memicu, agar semua potensi PAD disemua sektor Pemkot Jayapura, bisa tergali dengan baik.

  “Saya juga ucapkan terimakasih kepada PLN dimana telah membantu Pemkot Jayapura dalam hal sektor pembayaran pajak Penerangan Jalan Umum yang bisa melebih target hingga 100, 71 persen,’’terangnya.(dil)

Kontribusi PAD Tahun 2018 yang Capai Target Maksimal  :

1.Pajak Hotel capai 105. 38 persen

2.Pajak Restorant 107, 98 persen

3. Pajak Hiburan 94, 99 persen

4. Pajak Reklame 129.85 persen

5.Pajak Penerangan Jalan Umum(PLN)100,71 persen

6. Pajak Mineral Bukan Logam 190, 67 persen

7. Pajak BPHTB 94, 56 persen

8. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) 90,36 persen 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *