Tidak Ada Main Mata

Boaz Solossa. (FOTO : Erik/Cepos)

Persipura Jayapura vs Perseru Serui

JAYAPURA-Laga sengit akan tersaji di Stadion Mandala Jayapura. Pasalnya, laga pamungkas Liga 1 2018 ini akan kembali mempertemukan dua tim Papua yaitu Persipura Jayapura dan Perseru Serui, Mingu (9/12) besok.

Meskipun Persipura sudah memastikan diri bertahan di Liga 1, namun dalam laga sore nanti, Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura tetap profesional dan akan berusaha keras mengamankan tiga poin.

Sementara sang lawan Perseru Serui juga sangat membutuhkan poin penuh guna memastikan mereka tidak turun kasta di Liga 2 tahun 2019. Perseru Serui harus bisa mengunci tiga poin untuk mengamankan satu tempat di musim 2019.

Hingga pekan ke-33, tim berjuluk Cenderawasih Jingga itu masih berada di zona merah. Perseru menempati posisi 16 dengan raihan 39 angka. Perseru memiliki angka sama dengan Mitra Kukar dan Sriwijaya FC yang ada di atasnya.

Tentu, menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura, Perseru  harus bisa meraih tiga poin dari tim empat bintang itu. Mereka juga berharap Mitra Kukar kalah atau imbang dari calon juara Persija Jakarta, serta Sriwijaya FC kalah atau imbang dari Arema FC, PS Tira kalah atau imbang dari Bornoe FC dan PSMS Medan kalah atau imbang dari PSM Makassar.

Meskipun hanya bermain imbang dengan tim empat bintang itu, Perseru juga masih memiliki peluang lolos asalkan Sriwijaya, Mitra Kukar, PS Tira dan PSMS Medan kalah dari lawan masing-masing.

Persipura yang sudah aman dimusim depan tetap menatap laga derby Papua ini sebagai laga final. Meskipun menyadari nasib dari tim tetangganya itu, tetapi Persipura akan tetap menjunjung tinggi fair play dan profesionalitas dalam sepak bola.

“Lawan Perseru saya rasa tidak ada masalah, semua akan berjalan normal. Tidak akan ada namanya main mata, tidak ada kompromi. Karena setiap nasib kita tentukan masing-masing,” ungkap Asisten Pelatih Persipura Jayapura, Alan Haviludin kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (7/12) siang kemarin.

Alan juga menuturkan bahwa Persipura tidak mungkin melakukan hal-hal seremeh itu. Sebab, di era sepak bola sekarang, melanggar profesionalitas dapat berdampak besar kepada klub itu sendiri.

Selain itu, Alan juga mengatakan bahwa dirinya telah menyiapkan strategi jitu untuk bisa meredam permainan dari anak-anak Cenderawasih Jingga itu. Dalam latihan di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (7/12) sore kemairn. Alan juga memberikan latihan lebih fokus kepada lini pertahanan.

“Hari ini (jumat-red) kami sudah melakukan letihan, kita lebih fokus dalam benahi pertahan. tetapi bukan berarti kami mau bermain bertahan, kita butuh kemenangan untuk bisa perbaiki peringkat kita diakhir musim,” terangnya.

Saat disinggung mengenai dengan skuad yang akan diturunkan. Alan masih enggan membeberkan hal itu, tetapi dirinya mengatakan bahwa yang pasti dirinya akan menurunkan pemain yang benar-benar siap dalam latihan.

“Ya, tentu kita akan lihat pada latihan terakhir. Kerena saya harus lihat mana pemain yang benar-benar siap diturunkan,” ujarnya.

Sementara dalam laga ini, Persipura Jayapura belum bisa menurunkan bek andalannya Ricardo Salampessy yang masih menjalani pemulihan cidera. Sementara sang kapten Boaz Solossa dan M. Tahir dan Marcio Rosario yang absen saat melawan PSIS Semarang juga sudah bisa diturunkan dalam laga besok sore.

Sekedar diketahui, bahwa saat ini Alan Haviludin dipercayakan menangai tim bersama dengan staf pelatih lainnya. Sebab, saat ini pelatih kepala Persipura Jayapura, Osvaldo Lessa sedang mengikuti kursus lisensi kepelatihan A COnmebol di Brasil. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *