Lima Karyawan PT Istaka Belum Ditemukan

Kasat Brimob Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini saat memberikan arahan kepada anggota yang berada di lapangan, terkait pencarian sebagian karyawan PT Istaka yang belum ditemukan, Sabtu (8/12)

JAYAPURA- Hari ketujuh Pasca kejadian pembantaian yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, di Distrik Yigi, Kabupaten Mbua. Personel gabungan TNI-Polri masih melakukan pencarian terhadap lima karyawan PT. Istaka Karya yang belum diketahui keberadannya di lokasi tersebut, Sabtu (8/12).

Dari data yang berhasil dihimpun karyawan PT Istaka Karya yang bekerja di Jalan Trans Papua sebanyak 28 orang, dimana 16 orang telah ditemukan meninggal dunia dan telah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, tujuh orang telah ditemukan dalam keadaan selamat tiga diantaranya terkena luka tembak yang masih mendapatkan perawatan intensif di RS Caritas Timika dan empat orang lainnya selamat.

Sehingga karyawan PT. Istaka Karya yang masih dilakukan pencarian hingga saat ini bernama M. Ali Akbar, Petrus Ramli, Hardi Ali, Simon Tandi dan Riki Simanjuntak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol  AM Kamal mengatakan, pesonel gabungan TNI/Polri masih terus melakukan pencarian terhadap para pekerja yang belum diketahui keberadaan mereka.

Selain itu lanjut Kamal, personel gabungan juga akan mengevakuasi para korban yang selamat karena dari keterangan di lapangan ada karyawan yang diluar PT. Istaka Karya yang bekerja di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

“Kami mohon doa dari seluruh warga masyarakat khususnya yang ada di Papua agar dapat mengevakuasi semua pekerja baik karyawan PT. Istaka Karya maupun yang lainnyaa dalam keadaan selamat,” ucap Kamal.

Dikatakan, personel gabungan TNI-Polri dalam melakukan pencarian baik dari udara maupun darat. Selain itu, pihaknya juga tetap melakukan tindakan hukum kepada KKB.

“Apa yang telah mereka lakukan selama ini merupakan tindakan melawan hukum, sehingga itu mereka diproses secara hukum,” tegasnya.

“Mereka juga melukai anggota kami yaitu Bharatu Wahyu yang terluka tembak dibagian tangan kanan dan luka di leher yang masih dirawat di RS Caritas Timika,” Kamal menambahkan. (fia).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *