Harga Cabe, Telur dan Ikan Mahal

CEK HARGA-Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,saat melihat cabe di Saga Mall Abepura, dalam pantauan harga, stok dan kualitas barang yang dijual menjelang Natal dan Tahun Baru bersama TPID Kota Jayapura, Kamis (6/12)kemarin.

JAYAPURA– Harga cabe, ikan laut dan telur di pasar tradisional maupun pasar modern masih cukup mahal, dibanding dengan sebelumnya. Hal ini dikatakan Wakil Wakil Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., saat melakukan Inspeksi mendadak( Sidak), pantauan harga, stok, dan kualitas barang yang dijual di pasar tradisional, pasar modern di Kota Jayapura, dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru (NARU) 2019.
Pantuan Bapok ini juga melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Jayapura, diantaranya dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura, Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Bank Indonesia Perwakilan Papua, Bappeda Kota Jayapura, dan pihak aparat kepolisian.
Lanjutnya, untuk stok Sembako dan pengiriman masih aman dan lancar. Kualitas barang yang dijual ke masyarakat juga tetap terjamin, secara bentuk, kemasan, dan tanggal kadaluarsa. Hanya saja untuk harga mengalami kenaikan.
“Memang saat Sidak di Pasar Youtefa Abepura kami temukan bumbu sajiku di salah satu pedagang ada yang kadaluarsa dan kami tarik. Selanjutnya nanti tugasnya BPOM, karena jumlahnya sedikit, apakah pedagangnya lupa atau bagaimana,”ungkapnya disela-sela kegiatan.
Diakuinya, namun secara keseluruhan dalam Sidak ini, stok Sembako masih aman dan pengiriman lancar.
Untuk itu, diharapkan masyarakat dalam merayakan NARU 2019 dan membeli kebutuhan harus bijak. Belilah sesuai dengan kebutuhan, apa yang dibutuhkan itu saja yang dibeli.
Bagi distributor tetap harus berjualan dengan mengikuti aturan, jangan sampai momen seperti ini dimanfaatkan untum spekulasi bermain harga atau menimbun barang.
“Untuk cabe dan telur memang nanti jadi perhatian kita, supaya harga bisa normal. Contohnya saja cabe rawit harga di pasaran bisa sampai Rp 80 ribu per kg, telur lokal hampir Rp 3000/butir dan ikan mengalami kenaikan bisa sampai Rp 25 ribu per ekor. Sehingga, saya minta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bisa melakukan kroscek langsung ke petani atau tengkulaknya, kenapa harga cabe dan telur lokal, yang diproduksi di sini malah justru mahal, sedangkan yang kiriman dari luar bisa turun, termasuk ikan laut juga,”terangnya.
Sekedar diketahui, dalam Sidak ini, pantauan harga yang diliat Wakil Wali Kota ada di Pasar Youtefa Abepura, Hypermart Tanah Hitam, Saga Abepura, agro sejuk Abepura.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *